Astaga, 4.638 Orang di Jateng Menderita HIV/AIDS
Tanggal: Wednesday, 29 February 2012
Topik: HIV/AIDS


Berita8.com, 28 Februari 2012

Penderita human immunodeficiency virus (HIV)/acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) di Jawa Tengah hingga akhir 2011 sebanyak 4.638 kasus Pengelola program Harm Reduction Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jateng, Abror, di Temanggung, Selasa (28/2/2012), mengatakan, dari sejumlah kasus tersebut terdiri atas 2.646 kasus HIV dan 1.992 kasus AIDS. Sebanyak 568 orang di antaranya telah meninggal.

"Prediksi oleh para pakar di Jateng terdapat sejumlah 10.815 orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Temuan yang tercatat ini baru 42,89 persen dari estimasi, artinya di lapangan masih lebih banyak," katanya pada rapat koordinasi penanggulangan HIV/AIDS di Temanggung.

Ia meyebutkan peringkat tertinggi kasus HIV/AIDS di Jateng ditempati Kota Semarang sebanyak 905 kasus dan terendah Kota Magelang sebanyak 14 kasus.

"Jumlah kasus HIV/AIDS pada tahun 2011 mengalami peningkatan sebesar 71,43 persen dari tahun 2010 dan merupakan temuan terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi banyaknya layanan 'voluntary and counseling testing' (VCT) di tiap kota/kabupaten dan kesadaran masyarakat berisiko mengakses layanan ini," katanya.

Direktur RSUD Djojonegoro Temanggung, Artiyono, mengatakan, pada Selasa pagi (28/2) ada tambahan dua orang penderita HIV/AIDS yang dirawat di rumah sakit tersebut. Temuan dua pasien tersebut menambah jumlah penderita HIV/AIDS di Temanggung menjadi 179 kasus.

"Permasalahan yang kami hadapi terkait dengan penyakit ini adalah pemeriksaan. Peralatan untuk pemeriksaan ini masih kurang," katanya.

Pengelola Administrasi KPA Temanggung Agus Anang mengatakan bahwa penularan HIV/AIDS di Temanggung paling tinggi karena heteroseksual dan kedua melalui jarum suntik narkoba.

Jumlah temuan kasus HIV/AIDS di antara lembaga hingga saat ini berbeda-beda, Badan Narkotika Kabupaten Temanggung menemukan sebanyak 260 kasus HIV/AIDS, sedangkan KPA Temanggung berdasarkan laporan dari rumah sakit hingga sekarang tercatat 177 kasus.

Anggota LSM Mitra Alam yang melakukan pendampingan penderita HIV/AIDS, Ligik Triyogo, menengarai ada 238 orang pecandu heroin aktif di Temanggung. Mereka sangat berisiko terinfeksi HIV/AIDS.

"Para pecandu narkoba suntik sangat berisiko terkena HIV/AIDS. Mereka butuh program terapi metadon," katanya. (Fat/An)

Sumber: http://www.berita8.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6116