Pengidap HIV/AIDS Kabupaten Semarang Meningkat
Tanggal: Thursday, 01 March 2012
Topik: HIV/AIDS


Suaramerdeka.com, 29 Februari 2012

UNGARAN - Komisi Penanggulan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang baru-baru ini kembali menemukan satu balita di wilayah Kabupaten Semarang yang tertular virus HIV/AIDS. Bocah yang masih berusia empat tahun itu divonis positif terinfeksi HIV/AIDS setelah menjalani rentetan tes laboratorium.

Dari temuan tersebut berarti menambah catatan panjang jumlah balita yang terinfeksi HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Semarang. Untuk menghindari penularan, saat ini balita yang lahir dari pasangan penderita HIV/AIDS itu dalam pengawasan KPA dan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang.

Staf KPA Kabupaten Semarang, Taufik Kurniawan mengatakan, temuan balita tertular HIV/AIDS tersebut diketahui sekitar seminggu lalu. Temuannya itu baru diketahui setelah si anak menjalani tes laboratorium. Hasil tes laboratorium menunjukan balita tersebut positif terinfeksi virus HIV/ AIDS. “Hasil tes membuktikan bahawa si balita positif terinfeksi HIV/ AIDS, untuk itu terus kami pantau keberadaannya,” katanya, Rabu (29/2).

Sebelumnya, lanjut dia, KPA sudah menemukan sebanyak tiga balita di wilayah Kabupaten Semarang yang positif terinfeksi virus HIV/AIDS. Tiga balita tersebut juga lahir dari pasangan yang diketahui menderita HIV/ AIDS. Salah satu dari tiga balita yang tertular virus HIV/AIDS itu meninggal akhir 2011 lalu. Sedangkan dua lainnya sampai saat ini masih dalam perawatan.

Dengan adanya temuan baru ini, jumlah balita yang menderita HIV/AIDS di Kabupaten Semarang yang masih hidup tetap berjumlah tiga anak. Data yang diambil petugas menyebutkan, ketika baru lahir hingga menginjak usia empat tahun, kondisi kesehatan balita tersebut baik-baik saja. Namun, beberapa bulan belakangan, kondisi si anak mengalami sakit secara terus menerus. Akhirnya, orang tua balita tersebut memeriksakannya.

“Si anak terus mengalami sakit demam, batuk dan sariawan yang tak kunjung sembuh. Setelah dilakukan tes ternyata memang positif tertular HIV,” ungkapnya.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang menunjukan, penularan HIV/AIDS di Kabupaten Semarang menduduki peringkat kelima dari 35 kota/kabupaten se-Jawa Tengah. Angka penularan HIV/AIDS di Kabupaten Semarang dari tahun ke tahun juga naik. Januari 2011 tercatat sebanyak 41 orang dinyatakan positif HIV/AIDS. Padahal pada 2010 jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Semarang hanya sekitar 33 orang.

Sumber: http://www.suaramerdeka.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6129