PNS Dishub dan Satpol PP Dumai segera Jalani Tes Urine
Tanggal: Wednesday, 21 March 2012
Topik: Narkoba


Pemko Dumai akan melakukan tes urine terhadap seluruh PNS dan pegawai honor. Tahap awal digelar bulan depan dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP sebagai target.

Riauterkini, 21 MAret 2012

DUMAI - Menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh Wakil Walikota Dumai H Agus Widayat bakal melaksanakan tes urine bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemko Dumai bakal terlaksana, sedangkan pelaksanaanya sendiri akan dilakukan bulan depan ini yang mengambil dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yaitu Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Parja (Satpol PP) Dumai.

Wakil Walikota Dumai, H Agus Widayat ketika dikonfirmasi riauterkini.com, Rabu (21/3/12) di ruang kerjanya mengatakan, untuk langkah awal, akan dutamakan terhadap pegawai di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Pemko Dumai. Dan dalam hal ini, Pemko bekerjasama dengan Badan Narkotika Kota (BNK) Provinsi Riau dan Dumai segera melakukan langkah antisipasi peredaran Narkoba di Kota Dumai. Termauk di lingkungan Pemko Dumai, dilaksanakan dengan melakukan test urine kapada pegawai.

“Hari H nya akan kita laksanakan pada bulan depan, namun untuk tepatnya tanggal berapa belum bisa saya sampaikan. Yang jelas tes urine akan kita laksanakan pada bulan April mendatang. Maksud dan tujuannya tes urine ini agar seluruh PNS bebas dari pengaruh Narkotik dan Obat terlarang lainnya. Sebab beberapa hari lalu lingkungan Pemko Dumai telah di coreng oleh oknum-oknum yang kedapatan tertangkap tangan pihak kepolisian sedang mengonsumsi narkoba,” ungkap Ketua BNK Dumai ini.

Dilanjutka dia, test urine dilakukan terhadap dua instansi itu secara menyeluruh tanpa pengecualian. Baik honorer dan pegawai perempuan dan laki-laki sama, dilakukan test urine. Tentu yang mendampingi jelas ada. Kalau laki-laki yang mendampingi laki-laki pula, begitu juga sebaliknya, perempuan didampingi perempuan. “Hasil test urine dapat mengetahui serta menyimpulkan seseorang mengonsumsi Narkoba atau penderita HIV dan AIDS. Tapi hasilnya jelas akan dirahasiakan dan tidak untuk publikasi,” terangnya.***(had)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6272