Pemerintah Masih Abaikan Wanita
Tanggal: Thursday, 22 March 2012
Topik: Narkoba


Galamedia, 22 Maret 2012

TAMANSARI - Meski ikut serta dan menandatangani Deklarasi Milenium, namun saat ini sejumlah kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah belum dan masih mengabaikan perempuan dan anak. Dalam Deklarasi Milenium seharusnya pada tahun 2015 negara yang bersangkutan harus memenuhi delapan tujuan pembangunan milenium (MDGs).

Delapan tujuan tersebut, yaitu menanggulangi kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Kemudian menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya, serta memastikan kelestarian lingkungan hidup dan membangun kemitraan global untuk pembangunan.

"Suka tidak suka, Indonesia harus bisa memenuhi delapan hal tersebut. Waktunya hanya tinggal dua tahun lagi," ungkap Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Barat, Otang Qodarliyah pada seminar sehari Koalisi Perempuan Indonesia Wilayah Jawa Barat "Tantangan dan Peluang Dalam Pencapaian Target MDGs, Melalui Program Percepatan Pencapaian Millenium Development Goals di Jawa Barat" di Aula Universitas Islam Bandung, Jln. Tamansari, Rabu, (21/3).

Namun fakta di lapangan kebijakan pemerintah dinilai kurang responsif terutama kepada perempuan. Padahal perempuan memiliki peran dan andil dalam mendukung percepatan delapan tujuan MDGs. Jawa Barat misalnya, angka kematian ibu dan anak masih cukup tinggi. Sedikitnya terdapat 4-5 ibu meninggal per tahunnya di setiap kecamatan.

"Dari segi pengalokasian anggaran juga masih minim. Misalnya anggaran untuk pangan tidak mencapai satu persen yang dialokasikan dari APBD. Paling besar hanya Rp 1 miliar," katanya.

Kota/kabupaten pun demikian. Kabupaten Garut yang memiliki jumlah warga miskin yang banyak, anggaran untuk badan ketahanan pangannya tidak lebih dari Rp 1 miliar tadi.

Sumber: http://www.klik-galamedia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6277