Jumlah Penderita HIV/AIDS, Dumai Terbanyak Kedua di Riau
Tanggal: Monday, 26 March 2012
Topik: HIV/AIDS


Penyebaran virus HIV/ADIS di Dumai kian mengkhawatirkan. Saat ini jumlah penderitanya merupakan yang terbanyak di Riau.

Riauterkini, 25 Maret 2012

DUMAI - Jumlah penderita virus HIV/AIDS di Kota Dumai terus mengalami peningkatkan hingga menundudukan posisi tingkat ke dua di Provinsi Riau. Dimana untuk Kota Dumai saat ini jumlahnya sudah mencapai sekitar kurang lebih 150 orang yang menderita virus mematikan tersebut. Demikian disampaikan Wakil Walikota Dumai H Agus Widayat kepada sejumlah awak media, baru-baru ini.

"Jumlah penderita HIV/AIDS di Dumai sekitar 126 orang, angka tersebut mengantarkan Dumai diposisi kedua se Provinsi Riau. Untuk meminimalisir penderita HIV/AIDS Dinas Kesehatan kota Dumai terus melakukan sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS serta cara pencegahannya. Sosialisasi yang kita harapkan itu mulai dari sekolah-sekolah hingga ketempat-tempat yang rawan dengan Virus HIV/AIDS seperti lokalisasi,” ungkap mantan Kadiskes Dumai ini.

Selain itu juga, Wawako Dumai menyarankan kepada siapapun yang pernah melakukan perbuatan menyimpang agar segera melakukan pemeriksaan baik di RSUD maupun di Pukesmas yang memiliki layanan VCT (Voluntary Consulting Test). "Bagai seluruh lapisan masyarakat yang pernah melakukan perbuatan menyimpang, seperti jajan sex atau pernah melakukan sex bebas serta berganti-ganti partner atau pernah memakai jarum suntikan dalam pemakaian drugs /obat obat terlarang yang tidak steril dan berganti-gantian, agar segera memeriksakan diri sejak dini ke klinik VCT untuk mengetahui secara dini apakah terinveksi HIV/AIDS atau tidak," sarannya menyudahi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, Marjoko Santoso ketika dikonfirmasi hal tersebut menegaskan, bahwa pihaknya bersama LSM sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka penderita HIV/AIDS, selain melakukan sosialisasi sejauh ini pihaknya juga telah memberikan pendamping bagi penderita HIV/AIDS untuk terus memberikan semangat hidup agar tidak putus asa. Serta bertujuan agar mereka tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain.

"Hanya ada empat cara penularan HIV/AIDS, pertama melalui hubungan badan, melalui ASI, melalui jarum suntik dan melalui cairan sperma. Seandainya anda tidak pernah melakukan prilaku menyimpang, maka Insya Allah akan terhindar dari penyakit mematikan itu. Namun terlepas itu, kami juga mengharapkan ikut peran serta media masa untuk terus mensosialisasikan dampak teerhadap penyakit mematikan ini kepada masyarakat luas," ujarnya mengakhiri.***(had)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6297