Sosialisasi Bahaya Narkotika di Duri Hadirkan Putri Indonesia dan Artis
Tanggal: Monday, 26 March 2012
Topik: Narkoba


Ribuan pelajar di Kecamtan Mandau antusias mengikuti kegiatan sosialisasi bahaya narkotika tajaan BNN dan LCKI Bengkalis. Panitia menghadirkan Putri Indonesia 2011 dan tiga pemain sinetron.

Riauterkini, 25 Maret 2012

DURI – Penyuluhan bahaya narkoba yang diterima ribuan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (23/3/11) di aula SD Pokok Jengkol Duri terasa sangat berbeda dengan penyuluhan narkoba yang sebelumnya dilaksanakan. Kenapa tidak penyuluhan kali ini langsung di hadiri Direktur Penyuluhan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat Brigjen Pol. dr. Victor, dari Ibukota Jakarta. Materi penyuluhan pun dibuat seatraktif mungkin. Selain menayangkan audia visual, sang Brigjen juga memboyong tiga artis sinetron kenamaan dan Debby Putri Indonesia 2011.

Diselingi dengan gelak tawa, sembari memberikan kuis dengan hadiah menarik bagi pelajar, tak terkecuali guru, Brigjen Victor tampil memikat. Ribuan pelajar yang duduk lesehan di atas terpal plastik itu tak satu pun beranjak hingga acara selesai. Para pelajar ini betul-betul larut dan bak tersihir dalam penyuluhan yang bekerjasama dengan Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Kabupaten Bengkalis tersebut.

Turut hadir dalam penyuluhan tersebut, Wakil Bupati Bengkalis Suayatno yang juga Ketua BNK Bengkalis, Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Herman Sani, Wakapolres Bengkalis Kompol Ferri Ukoli, Ketua LCKI Propinsi Riau Syamsurizal (mantan bupati Bengkalis), Ketua MPBN Kabupaten Bengkalis Elfiedi Sofyan, anggota DPRD Bengkalis H Arwan Mahidin, Kapolsek Mandau Kompol Devy Firmansyah, Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Mariyono , Kepala SMPN 4 Mandau Rosmawati, Ketua LCKI Kabupaten Bengkalis Bareta Nainggolan , beserta jajaran pengurus serta banyak tokoh masyarakat, OKP, Ormas, LSM lainnya.

“Bahaya narkoba itu ibarat sengatan aliran listrik yang membuat tubuh si pemakainya rusak semuanya. Jika tangan yang putus, tubuh kita yang lain masih selamat. Kalau narkoba jangan coba-coba mendekatinya. Sekali saja memakai bisa ketergantungan, masa depan akan rusak. Pemakai narkoba juga cenderung melakukan seks bebas. Dan pada akhirnya pemakai seperti ini dapat mengidap penyakit HIV AIDS,’’ ujar Brigjen Pol Victor.

Wakil Bupati Bengkalis Suayatno yang didaulat membuka penyuluhan narkoba tersebut mewanti-wanti para pelajar untuk tidak terlibat narkoba baik sebagai pemakai maupun sebagai pengedar. Berdasarkan data statistik dan prediksi kelak pada tahun 2025-2045, Indonesia akan memiliki penduduk usia produktif paling tinggi di dunia. ‘’Oleh karena itu pasti banyak pihak-pihak luar yang iri dengan Indonesia, makanya negara kita disusupi terus narkoba dari luar negeri. Sasarannya untuk menghancurkan masa depan generasi muda kita,’’sebut Suayatno.

Sementara itu, Ketua LCKI Propinsi Riau Syamsurizal mengatakan bahwa fokus kegiatan LCKI hanya bersifat pencegahan dan penyuluhan. Sedangkan penindakan di lapangan oleh pihak kepolisian. Dan LCKI tetap akan memberikan masukan terhadap berbagai tindakan kejahatan yang terjadi di masyarakat.”Penyuluhan narkoba dengan mendatangkan pembicara dari BNN dan artis sinetron seperti hari ini di Duri, merupakan yang perdana bagi LCKI di Riau. Setelah ini penyuluhan akan dilanjutkan di sekolah-sekolah lainnya,’’ jelasnya.

Usai penyuluhan, para pelajar pun berburu photo bareng artis dan tandatangan. Putri Indonesia sampai kewalahan melayani antusias ratusan pelajar ini begitu juga tiga artis ibukota lain. Suasana pun heboh. Maklum baru kali ini mereka bertemu artis sinetron yang langsung berbaur ditengah-tengah mereka.****(hen)*

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6298