Dionne Warwick Galang Dana untuk AIDS
Tanggal: Monday, 26 March 2012
Topik: Narkoba


metrotvnews.com, 25 Maret 2012

DIONNE Warwick adalah legenda musik internasional selama empat dekade. Berdasarkan Billboard Hot 100, perempuan kelahiran New Jersey 12 Desember 1940 itu pembuat hit di era 1955-1999. Dionne berada di peringkat kedua setelah Aretha Franklin sebagai vokalis perempuan yang memetakan hampir 60 singlenya semenjak Don't Make Me Over menjadi hit pada Desember 1962.

Perempuan keturunan Afrika-Amerika ini menerima Grammy Award pertama kali pada tahun 1968 untuk album klasik Do You Know The Way to San Jose? Warwick juga menjadi perempuan berkulit hitam pertama yang memenangkan katergori Best Contemporary Female Vocal Performance.

Padahal diawal 60-an, artis rekaman keturunan Afrika-Amerika dipersulit untuk berkarier di industri musik. Namun, Warwick meraih kesuksesan di jalur mainstream dan menghasilkan lusinan Top 100 hit single berturut-turut dari tahun 1963-1966.

Kinerja Warwick diakui internasional saat tampil di Olympia Theater di Paris untuk mendukung konser yang dibintangi Marlene Dietrich. Ketika itu Dionne membangun dirinya sebagai kekuatan utama dalam musik kontemporer Amerika sehingga terus mendapatkan popularitas di antara penonton Eropa.

Hitnya seperti Anyone Who Had A Heart dan Walk On By membawa besar nama dan kesuksesannya di seluruh dunia. Tahun 1968 ia tampil di hadapan Ratu Inggris dalam acara Royal Command Performance. Sejak saat itu ia sering bernyanyi untuk raja, ratu, presiden dan kepala negara.

Dalam beberapa tahun terakhir, Warwick fokus terjun ke industri musik guna memerangi AIDS. Berkat kesuksesannya meraih Grammy Award, singlenya yang hit serta chart lagunya yang menduduki peringkat atas ia berhasil menghasilkan jutaan dolar untuk penelitian AIDS.

Warwick juga mengabdikan dirinya untuk kegiatan kemanusiaan. Pada tanggal 16 Oktober 2002, ia diangkat menjadi Duta Global PBB untuk Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) yang berbasis di Roma, Italia. Selain itu menjabat juga sebagai Duta Besar AS untuk Kesehatan Kesehatan.

Dionne yang kini 71 tahun, juga telah mempelopori perkembangan buku sejarah detail Afrika dan Afrika-Amerika untuk digunakan di sekolah, perpustakaan dan toko buku di seluruh dunia. (MI/RIZ)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6299