PSK Ukraina peringatkan fans Inggris
Tanggal: Monday, 26 March 2012
Topik: Narkoba


ANTARA News, 26 Maret 2012

London - Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) Ukraina memberi peringatan kepada fans Inggris akan ancaman bahaya terjangkit HIV/AIDS saat digelar ajang Piala Eropa 2012.

Pemerintah setempat menggratiskan biaya perawatan bagi warga asing yang kedapatan terkena penyakit mematikan itu.

Seorang PSK yang bisa berbicara bahasa Inggris, Kate (24) mengaku bahwa ia bakal "beroperasi" di wilayah Timur Ukraina di mana timnas Inggris akan bertanding melawan Prancis dan Ukraina, sebagaimana dikutip dari laman The Sun.

Ia berkata sambil tersenyum, "Fans asal Inggris umumnya membuat kami menjadi milyuner."

"Saya tidak akan menaikkan tarif selama digelar piala Eropa," katanya. Ia menyarankan kepada setiap pria hidung belang, utamanya fans Inggris agar menggunakan kondom untuk menghindari terjangkitnya HIV/AIDS.

"Saya tidak akan serta merta mengatakan bahwa saya terkena penyakit itu kepada para pelanggan. Itu akan meruntuhkan segalanya," katanya juga. Kate yang berambut pirang mengaku ia telah didiagnosa positif terinfeksi HIV sejak berusia 19 tahun.

Ukraina menjadi negara di Eropa yang paling tinggi tingkat jumlah penderita yang terkena HIV/AIDS. Kini diperkirakan ada sekitar 500.000 orang yang terjangkit penyakit mematikan itu. Jumlah ini berarti satu persen dari jumlah penduduk Ukraina yang kini mencapai 46 juta jiwa.

Kate mengatakan, "Menurut catatan resmi, ada 17 persen PSK yang terinfeksi. Kenyataannya, jumlah itu dapat lebih tinggi dari angka itu. Resikonya ada pada pria itu meski kami akan berusaha melindungi mereka."

Tatiana, PSK berusia 18 tahun, yang terinfeksi HIV/AIDS lantaran tertular lewat jarum suntik, mengatakan, "Para dokter mengatakan sistem kekebalan tubuh saya masih sangat kuat. Saya masih cukup kuat beroperasi. Saya akan selalu menjaga para pelanggan."

Anya yang akan segera melahirkan pada Mei nanti, merencanakan untuk segera mencari babysitter pada Juni 2012 saat digelar Piala Eropa.

"Tidak ada alasan bagi saya untuk bertemu dengan para pelanggan sejauh saya memang berhati-hati. Ini kesempatan mencari uang sebanyak mungkin," katanya.

Rose (44) akan menawarkan paket "sex and soccer" kepada fans Inggris. "Saya akan memberi layanan kepada fans Inggris. Turnamen ini akan jadi ladang bisnis besar," katanya. (A024)

Sumber: http://www.antaranews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6308