Bank Dunia akan wawancarai calon presiden pekan depan
Tanggal: Wednesday, 04 April 2012
Topik: Narkoba


ANTARA News, 04 April 2012

Washington - Bank Dunia pada Selasa mengumumkan bahwa dewan eksekutifnya akan mewawancarai tiga calon untuk jabatan presiden pada minggu depan, sebuah tantangan bersejarah untuk cengkeraman AS pada pos tersebut.

Waktu pelaksanaan dan urutan wawancara tanggal 9-11 April telah diberikan kepada AFP minggu lalu oleh salah satu calon, tetapi belum dikonfirmasi oleh Bank Dunia, lapor AFP.

Dewan eksekutif dari 25 anggota pemberi pinjaman pembangunan 187-negara, mewakili satu negara atau blok negara, untuk pertama kalinya akan memiliki tiga kandidat untuk dievaluasi.

Berdasarkan perjanjian diam-diam, AS mengambil jabatan presiden Bank Dunia, selalu orang Amerika, dan Eropa menempatkan orang Eropa untuk ketua Dana Moneter Internasional, lembaga saudara Bank Dunia.

Bank Dunia akan memulai babak wawancara pada Senin dengan Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala. Ekonom berusia 57 tahun ini adalah mantan direktur pelaksana Bank Dunia.

Pada Selasa, dewan akan mewawancarai warga negara Kolombia, Jose Antonio Ocampo. Seorang profesor ekonomi di Columbia University di New York, Ocampo berusia 59 tahun adalah mantan menteri keuangan di Kolombia dan bekerja hampir 10 tahun di PBB.

Calon AS, Jim Yong Kim, dijadwalkan akan diwawancarai pada Rabu. Ia secara luas diperkirakan akan menggantikan presiden Robert Zoellick yang mengundurkan diri, dokter kelahiran Korea Selatan berusia 52 tahun, adalah presiden Ivy League School Dartmouth College.

Kim memiliki catatan panjang dalam isu-isu kesehatan global, termasuk bekerja di Organisasi Kesehatan Dunia melawan HIV/AIDS.

Dewan eksekutif berusaha untuk memilih presiden berikutnya melalui konsensus sebelum 20 April, awal pertemuan musim semi Bank Dunia dengan IMF. (A026)

Sumber: http://www.antaranews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6342