Seberapa Besar HIV Pengaruhi Tangsel ?
Tanggal: Thursday, 05 April 2012
Topik: HIV/AIDS


REPUBLIKA.CO.ID, 04 April 2012

TANGERANG SELATAN - Kota Tangerang Selatan lakukan penelitian mengenai HIV AIDS. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan darah Pekerja Seks Komersil (PSK) sebagai sampling. "Darah mereka kami gunakan sebagai samplingnya," ujar dr. Alwan, Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tangerang Selatan kepada media sehari yang lalu.

Alwan mengatakan, sebanyak 313 PSK sudah diambil sampling darahnya. Para PSK tersebut tersebar diseluruh kecamatan di Tangerang Selatan. Namun yng terbesar yakni di kecamatan Setu, Tegal Rotan, Alang-alang, dan Pondok Kacang Timur. Dari setiap kecamatan diambil sampling terbanyak 40-50 orang. PSK yang diambil darahnya berusia sekitar 16-36 tahun.

Labkesda mengerahkan delapan orang dalam melakukan pengambilan darah. Ambulans yang dipakai sudah didesain khusus untuk pengambilan darah. Tim pengambil darah bekerja dari pukul 10 malam sampai 8 pagi. Hal ini dikarenakan, para WTS sedang aktif dan bekerja pada jam-jam tersebut.

Sebelum diambil darahnya, para PSK harus ditanya terlebih dahulu, apakah mereka mengizinkan darahnya diambil atau tidak. Terutama 'germo' mereka yang harus memberi izin. "Jika mereka tidak mengizinkan, kami tidak ambil darahnya," lanjut Alwan.

Sampling darah yang sudah diambil kemudian dilakukan pemeriksaan. Untuk memeriksanya membutuhkan proses. Ada tiga tahap, dan ketiganya harus menunjukkan hasil yang positif terjangkit HIV AIDS. Darah-darah yang menjadi sampling masih diperiksa. Dari hasil tersebut baru bisa dibuat kesimpulan seberapa besar HIV AIDS menjangkit di Tangerang Selatan. "Hasilnya akan segera keluar," tutup Alwan.

Sumber: http://www.republika.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6349