Narkoba, Jangan Pernah Coba-coba
Tanggal: Sunday, 08 April 2012
Topik: Narkoba


Pontianak Post, 08 April 2012

KETAPANG – Meningkatnya penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, terutama di kalangan pelajar dan remaja, Pemkab Ketapang terus menggencarkan penyuluhan narkoba. Setelah dilaksanakan di berbagai sekolah di Ketapang sejak 2 April lalu, maka pada 5 April lalu, kegiatan serupa dilaksanakan di Kecamatan Kendawangan. Penyuluhan antisipasi bahaya narkoba yang difasilitasi Kantor Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Ketapang tersebut melibatkan Polres

Ketapang, Dinas Kesehatan, Kodim 1203, Kantor Kesbang Linmas Ketapang, Bagian Humas Setda, KPA Ketapang, dan lain-lain.Penyuluhan di Kecamatan Kendawangan tersebut ternyata begitu antusias diikuti para siswa SMP, SMA, dan SMK di kecamatan itu. Sejumlah aspek bahaya narkoba diuraikan masing-masing narasumber. Seperti disampaikan Zulfahmi dari KPA Ketapang, bahwa ketergantungan terhadap narkoba dapat berpengaruh terhadap penyebaran dan penularan HIV. Salah satunya melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan saling bergantian.

Dia juga mengingatkan bahwa HIV/AIDS adalah penyakit mematikan dan sampai saat ini belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkannya secara total. Karena itu, KPA mengimbau agar generasi muda menjauhi narkoba. Demikian juga dengan paparan dari Polres Ketapang. Untuk mempertegas penjelasan kepada siswa, korps baju cokelat tersebut memberikan contoh atau sampel jenis-jenis narkoba.

Dari sampel tersebut diharapkan para siswa mengetahui bentuk narkoba dan dapat menjauhinya. Sebab, narkoba tidak hanya menimbulkan ketergantungan, tetapi juga dapat menimbulkan dampak sosial, kesehatan, dan hukum. Ancaman terhadap pengguna dan pengedar juga disampaikan secara tegas dalam penyuluhan tersebut.

Satuki Huddin dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ketapang juga memberikan pemaparan mengenai bahaya narkoba. Dijelaskan dia bahwa tak hanya dari aspek sosial kemasyarakatan, bahaya narkoba juga dipaparkannya dari sudut agama. Secara panjang lebar dia menjelaskan bagaimana bahaya narkoba dan dia mengingatkan jangan sampai siswa terjerat dengan pengaruh benda haram tersebut.

Penjelasan serupa juga disampaikan Kabag Humas Setda Pemkab Ketapang, Suhaimi. Selain dampak narkoba, Suhaimi juga mencontohkan dampak-dampak yang ditimbulkan. Karena itu, ia meminta agar para siswa untuk menjauhi narkoba dan fokus pada pendidikan, sehingga dapat meraih masa depan sebagaimana dicita-citakan.

Kepala Kantor Satuan Pol PP Ketapang, Edi Junaidi, dalam paparannya baik ketika rapat koordinasi instansi terkait maupun dalam penyuluhan di lapangan, kerap kali mengingatkan bagaimana dampak dari penyalahgunaan narkotika tersebut. Dia sangat meminta agar anak-anak jangan sampai menjadi pengguna narkotika. Dalam kegiatan ini, dia berharap agar setiap pelajar tidak mencoba untuk menggunakan narkotika, karena besarnya dampak yang dapat ditimbulkan. Menurutnya, dari hanya mencoba-coba, pengguna bisa menjadi sangat tergantung terhadap narkoba. (ash)

Sumber
: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6356