Supomo: AIDS Ancaman Serius Makassar
Tanggal: Wednesday, 11 April 2012
Topik: Narkoba


FAJAR, 11 April 2012

MAKASSAR -- Wakil Wali Kota Makassar, Supomo Guntur meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkot Makassar agar mengurangi kegiatan studi bandingnya ke luar daerah. Dengan begitu, anggaran studi banding SKPD bisa dikurangi dan dialihkan untuk program penanggulangan HIV/AIDS.

Hal ini disampaikan Supomo dalam rapat koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS ( KPA ) kota Makassar di ruang kerjanya, Selasa, 10 April. Dalam rapat tersebut, Supomo yang juga Ketua Harian KPA Kota Makassar meminta kepada semua pimpinan SKPD khususnya yang terkait langsung agar memberikan perhatian serius terhadap bahaya HIV/AIDS.

Menurutnya, penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu sudah menjadi ancaman serius bagi warga Kota Makassar, setelah melihat jumlah penderitanya yang setiap tahun mengalami peningkatan pesat.

Supomo juga menyatakan ke depan anggaran untuk penaggulangan HIV/AIDS harus lebih dimaksimalkan di setiap SKPD. "Urusan ini bukan main–main, masalahnya sudah sangat mendesak, kurangi dulu studi banding," tegas Supomo.

Ketua Partai Golkar Kota Makassar ini menjelaskan para relawan yang bertugas dilapangan juga harus mendapat perhatian karena merekalah salah satu garda terdepan yang bersentuhan langsaung dengan para pendertia. "Kita harus perketat kordinasi, minimal ada pertemuan satu kali dalam satu bulan," tandas Supomo.

Hingga Desember 2011 lalu, jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Makassar mencapai 4.219 orang. Angka ini terbagi atas penderita HIV sebanyak 3.018, dan AIDS mencapai 1.201 orang.

Sementara itu, Pengelola Program Gay, Waria, Laki–laki Seks laki–laki ( LSL ) KPA kota Makassar, Tengku Rodham memaparkan saat ini pengguna narkoba jarum suntik di kota Makassar sudah mencapai angka 1.249 orang, Wanita Penjaja Seks ( WPS ) berjumlah 3.083, Waria sebanyak 895, dan LSL sebanyak 1.277 orang. (kas/pap)

Sumber: http://www.fajar.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6363