Umberto Eco dinominasikan raih penghargaan fiksi
Tanggal: Thursday, 12 April 2012
Topik: Narkoba


DetikNews, 12 April 2012

Novelis Italia, Umberto Eco, yang dikenal melalui novelnya The Name of the Rose, dinominasikan meraih Independent Foreign Fiction Prize, IFFP.

Bersama penulis Italia lainnya, Diego Marani, Umberto Eco harus bersaing dengan penulis tersohor dari Cina, Islandia, Jerman dan Israel, untuk meraih hadiah sebesar Pound 10,000, atau sekitar Rp146 juta.

Rencananya, penghargaan untuk karya sastra asing yang diterjemahkan ke Bahasa Inggris ini, akan diumumkan di London, 14 Mei nanti.

Karya Umberto Eco terbaru, The Cemetery Praha (2010), mengisahkan kasus pembunuhan dan intrik politik dengan latar belakang Paris abad ke-19.

Buku ini disebut terjual jutaan eksemplar antara lain di Italia, Spanyol, serta Meksiko, dua tahun lalu.

Tetapi Eco sebelumnya dikenal melalui karyanya yang fenomenal, The Name of the Rose, yang pernah difilmkan dan dibintangi aktor Inggris, Sean Connery.

Penghargaan penerjemah

Adapun pesaing Eco untuk merebut penghargaan bergengsi IFFP itu, antara lain penulis Cina Yan Lianke melalui karyanya Dream of Ding Village. Isi novel ini dilatari sebuah komunitas di Cina yang hancur akibat epidemi AIDS.

Penulis lain yang dinominasikan adalah novelis Jerman Judith Hermann serta penulis Israel, Aharon Appelfeld.

Sementara penulis Italia lain yang dinominasikan adalah Diego Marani, yang melalui buku terbarunya menceritakan tentang seorang prajurit yang menemukan tanah kelahirannya setelah melakukan pencarian melalui bahasa.

Penghargaan IFFP juga diberikan kepada kalangan penerjemah yang dianggap mampu menjembatani kesenjangan bahasa dan budaya. Mereka bakal diganjar hadiah sekitar Pound 5,000.

Novelis dunia yang pernah meraih IFFP antara lain penulis Ceko, Milan Kundera, WG Sebald dengan novelnya Austerlitz, serta novelis Peru Santiago Roncagliolo, yang memenangkan penghargaan IFFP pada tahun lalu dengan bukunya Red April.

(bbc/bbc)

Sumber: http://news.detik.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6372