Ancaman HIV/AIDS Pekerja Seks di EURO 2012
Tanggal: Monday, 23 April 2012
Topik: HIV/AIDS


Bola.net, 14 April 2012

Masih Ingat dengan aktivis wanita yang tergabung dalam FEMEN? Aksi mereka yang melakukan protes telanjang guna menentang praktek prostitusi di Ukraina kini mendapat perhatian yang sama dari para dokter terkemuka Eropa.

Menjelang perhelatan EURO 2012 yang kurang dari dua bulan lagi, sejumlah dokter dan beberapa media massa semakin gencar memperingatkan para pendukung tim nasional tentang ancaman kesehatan yang menunggu mereka di Ukraina dan Polandia.

Kemungkinan resiko penyakit hepatitis dan infeksi campak disebut sebagai ancaman terbesar, untuk itu para dokter di Eropa menganjurkan para penggemar sepak bola untuk tidak melakukan hubungan seks tanpa pengaman untuk menghindari infeksi HIV/AIDS yang tingkat penyebarannya cukup tinggi di Ukraina yang akan menjadi tuan rumah penyelenggara EURO 2012.

Minggu lalu, dokter-dokter Jerman meminta para pendukung, yang berniat untuk mengunjungi Kejuaraan Eropa di Ukraina dan Polandia untuk menjaga kesehatan mereka jauh hari sebelum berangkat. Secara khusus kepala kedokteran Berlin, Tropis Thomas Jelinek menyarankan penggemar sepak bola untuk melakukan vaksinasi campak dan hepatitis A dan B, sebelum berangkat ke Euro 2012. Dan khusus untuk mereka yang berencana rekreasi di alam terbuka, disarankan untuk melakukan vaksinasi terhadap tick-borne ensefalitis. Selain itu, Thomas Jelinek juga memberi pesan untuk tidak minum air keran dan menekankan bahwa hal itu dapat menyebabkan diare.

Dari semua potensi penyakit itu, masalah HIV/AIDS adalah hal yang perhatian khusus bagi para dokter di Eropa karena tingkat penyebarannya di Ukraina saat ini menempati salah satu yang tertinggi di Eropa. Saat ini ada lebih dari setengah juta orang terinfeksi di Ukraina , yaitu lebih dari 1% dari populasi penduduk negara tersebut.

Sebelumnya tabloid populer Inggris, The Sun baru-baru ini mempublikasikan materi yang dikhususkan untuk mengupas masalah para PSK yang terinfeksi HIV/AIDS di Ukraina. Menurut data yang disampaikan The Sun, satu dari lima pekerja seks di Ukraina telah terinfeksi HIV/AIDS.

"Data resmi mengatakan bahwa 17% dari PSK Ukraina memiliki diagnosis ini, tapi kami meyakini ada jauh lebih banyak penderita HIV/AIDS akan ada di sekitar kita," mengutip tulisan The Sun mengenai PSK di Donetsk. Edisi ini menekankan bahwa bahaya utamanya adalah bahwa para PSK di Ukraina tidak mengakui hasil diagnosis mereka agar tidak kehilangan pendapatan. Selain itu, mereka menyembunyikannya dengan bantuan sertifikat medis palsu.

Para PSK sendiri, yang berhasil diajak bicara oleh wartawan The Sun, telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak berniat untuk mengatakan tentang hasil diagnosis mereka kepada calon klien selama Euro 2012, tetapi mereka memastikan bahwa mereka akan sangat hati-hati.

"Tidak ada bahaya kontaminasi. Aku akan menawarkan kondom kepada setiap orang bersedia melakukan hubungan seks dan itu akan mencegah masalah," ujar salah satu PSK di Donetsk untuk meyakinkan The Sun. "Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk melindungi klien kami."

Namun sebaiknya untuk tidak bergantung pada hati nurani PSK yang akan mencoba untuk mendapatkan penghasilan maksimum selama EURO 2012 berlangsung. Jika Anda berniat untuk menggunakan jasa mereka, lebih baik untuk percayakan keamanannya pada Anda sendiri. (euro2012news/bola)

Sumber: http://www.bola.net




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6373