Pemda Bali Harus Menyikapi Masalah HIV/AIDS secara Cerdas
Tanggal: Monday, 23 April 2012
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 16 April 2012

Dengan semangat otonomi daerah diharapkan pemerintah daerah akan lebih cepat dan tepat dalam menuntaskan permasalahan di daerahnya, dalam rangka meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakatnya Bali sebagai daerah industri pariwisata tingkat dunia di satu sisi telah memberikan manfaat positif bagi kehidupan masyarakatnya. Akan tetapi di lain sisi juga membawa hal-hal negatif, seperti meningkatkan angka kriminalitas, penggunaan narkoba dan yang sangat mengerikan adalah meningkatnya penderita penyakit HIV/AIDS.

Jika hal ini tidak disikapi secara sadar dan cerdas oleh seluruh komponen masyarakat Bali, dan oleh pemerintah Bali khususnya, maka kehancuran Bali hanya tinggal menghitung hari. Dalam pasal 28G UUD 1945 dikatakan bahwa negara memiliki kewajiban untuk melindungi setiap warga negara dari segala bentuk ancaman, baik fisik maupun non fisik (termasuk melindungi warganya dari penyakit HIV/AIDS). Sesuai dengan UUD 1945 tersebut, konstitusional negara memberikan ruang pada pemerintah/daerah untuk melakukan tindakan-tindakan terhadap hal-hal yang berpotensi membahayakan kehidupan masyarakat/bangsa dan Negara Indonesia.

Sehubungan dengan itu, maka hanya tinggal menunggu komitmen dan keberanian pemerintah Bali beserta jajarannya untuk memberantas sumber dan penyebaran penyakit HIV/AIDS yang sedang merajalela di daerah Bali.

Sumber: http://www.balipost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6375