Penyebaran HIV/AIDS di Majalengka Naik
Tanggal: Monday, 23 April 2012
Topik: HIV/AIDS


PRLM, 22 April 2012

MAJALENGKA - Angka penyebaran Human Immune Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS)) di Kabupaten Majalengka semakin mengkhawatirkan, setidaknya selama kurun waktu dua bulan Januari dan Februari tahun ini terdapat 5 kasus penderita AIDS, sementara selama 10 tahun terakhir mencapai 52 kasus HIV/AIDS yang penderitanya berasal dari siswa, pelajar dan masyarakat lain usia produktif.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Kabupaten Majalengka, Munadjat Subiyantara menyatakan, awal tahun 2012 kasus penderita HIP/AIDS menunjukan peningkatan jumlah yang cukup signifikan. “Karenanya perlu langkah nyata untuk mengendalikan dan menanggulanginya sehingga jangan sampai kasus HIV/AIDS menjadi kejadian luar biasa di wilayah Kabupaten Majalengka.”

Berdasarkan data yang ada dalam kurun waktu tahun 2001-2011, jumlah penderita mencapai 52 orang, angka tertinggi diantaranya terjadi di tahun 2001, ada empat orang yang terjangkit. Tahun sebelumnya terdapat enam kasus 4 orang dinyatakan HIV dan dua orang lainnya AIDS.

Tahun 2011 angkanya lebih parah lagi, terdapat 20 orang dinyatakan positif terjangkit HIV dan 4 positif AIDS. Para penderita tersebut kebanyakan kaum pria, bahkan ada di antara penderita ternyata siswa sekolah.

Untuk menanggulagi kasus tersebut menurut Munajat tidak bisa dilakukan secara parsial namun butuh dukungan semua pihak, pemerintah, masyarakat termasuk dukungan dari keluarga.

Sumber di Dinas Kesehatan menyebutkan, kasus HIV/AID tersebut kebanyakan menimpa masyarakat usia produktif bahkan ada diantaranya yang masih anak-anak. Dia terinveksi dari orang tuanya.

Penyebaran penyakit HIV/AIDS ini berdasarkan penelitian kebanyakan akibat hubungan sek bebas yang dilakukan kaum laki-laki. Setelah itu penyakit tanpa disadari menular kepada isterinya.

Akibat tingginya kasus HIV/AIDS Bupati Majalengka H.Sutrisno kini membentuk sebuah tim penanggulangan lewat SK Nomor 397/2011 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Majalengka yang anggotanya terdiri dari kepala-kepala SKPD, staf ahli bupati dan sekretaris DPRD. Mereka ditugaskan untuk menyebarkan informasi tentang upaya penanggulangan HIV/AIDS secara intensif, terpadu, dan terkoordinasi. (C-28/A-26).***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6388