Cegah HIV/AIDS Saat Hamil
Tanggal: Monday, 07 May 2012
Topik: HIV/AIDS


Pontianak Post, 05 May 2012

PUTUSSIBAU
– Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu dr H Harisson M.Kes mengatakan, pihaknya akan terus melaksanakan program penurunan angka penderita HIV/AIDS yang dimulai dari ibu hamil. Langkah yang diambil pada setiap ibu hamil akan diambil sampel darahnya pada saat mereka memeriksakan kehamilannya di Posyandu, Puskesmas, rumah sakit, dokter/bidan praktek.

“Jika dari hasil pengecekan sampel darah tersebut ada ditemukan ibu hamil yang positif terkena HIV/AIDS, maka pada saat hendak melahirkan mereka harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Achmad Diponegoro Putussibau,” ungkap Harison.Kenapa harus di rujuk ? Harison mengatakan proses kelahirannya harus melalui operasi agar janinnya tidak tertular penyakit HIV/AIDS. Karena kalau melalui vagina sudah dijamin pasti akan tertular penyakit HIV/AIDS.

“Untuk mensukseskan program penurunan penderita HIV/AIDS ini, dengan amat sangat saya meminta kepada seluruh ibu hamil di kabupaten Kapuas Hulu agar memeriksakan kehamilannya demi janin yang ada dalam kandungan,” kata Harisson. Selain itu, Harisson juga mengatakan bahwa untuk pencegahan penularan penyakit HIV/AIDS diharapkan agar dalam kehidupan keluarga memperhatikan nilai-nilai moral agama. “Jangan sampai suami/istri jajan diluar lalu membawa penyakit dalam keluarga.

Dan bagi para remaja atau orang dewasa yang sudah terlanjur menggunakan NARKOBA, jangan ramai-ramai menggunakan satu jarum suntik. Tapi jangan disalah artikan, bukan berarti saya mendukung perbuatan seperti itu, ya paling tidak mencegah pesatnya penularan penyakit HIV/AIDS di Kapuas Hulu,” kata Harisson.Sedangkan peran dari petugas kesehatan sendiri untuk pencegahan penularan penyakit HIV/AIDS, Harisson menegaskan agar tetap mengacu pada prosedur kerja yang ditetapkan untuk meproteksi (melindungi, red) diri sendiri. Seperti pada saat mengobati pasien harus menggunakan sarung tangan, masker penutup mulut, jangan menggunakan jarum suntik yang sama pada setiap pasien. (w@Nk)

Sumber: http://www.pontianakpost.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6432