49 Balita di Sulut Idap HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 14 May 2012
Topik: HIV/AIDS


REPUBLIKA.CO.ID, 11 May 2012

MANADO--Sebanyak 49 bayi di Sulawesi Utara yang berusia di bawah lima tahun mengalami infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

"Jumlah itu terakumulasi sejak 1997 hingga 2012. Angkanya terus bergerak setiap tahunnya," kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulawesi Utara, dr. Tangel-Kairupan di Manado, Jumat.

Ia lantas memerinci balita yang terinfeksi HIV/AIDS di bawah umur satu tahun sebanyak 18 orang, empat bayi di antaranya mengidap HIV dan sisanya 14 bayi mengidap AIDS. Balita berumur di antara 1--4 tahun, kata dia, berjumlah 31 orang, 13 bayi di antaranya mengidap HIV dan 18 bayi mengidap AIDS.

Tangel menduga alur infeksi berasal dari ibu ketika menyusui. Oleh karena itu, begitu diketahui ibu mengandung dalam kondisi mengidap HIV/AIDS, ada terapi khusus yang akan dilakukan sehingga anak yang lahir tidak akan terinfeksi seperti ibunya.

Ia lantas menjelaskan terapi khusus yang dimaksud itu adalah "Prevention of Mother to Child Transmission (PMTCT), yakni ibu hamil akan diberikan obat khusus sehingga tidak mengganggu janin.

"Kami berharap ibu-ibu yang mengidap HIV/AIDS agar bisa melakukan terapi khusus sehingga tidak terjadi transmisi penyakit kepada janin yang di kandungnya," katanya.

Sebagaimana data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara yang dipublikasi KPA Provinsi Sulawesi Utara, hingga Januari 2012 jumlah pengidap HIV/AIDS sebanyak 979 orang.

Bila didistribusikan berdasarkan usia, usia kurang dari satu tahun sebanyak 18 orang, 1--4 tahun 31 orang, 5--14 tahun 12 orang, 15--19 tahun 28 orang, dan 20--29 tahun 444 orang. Berikutnya, 30--39 tahun sebanyak 280 orang, 40--49 tahun 119 orang, 50--59 tahun 29 orang, lebih dari 60 tahun lima orang, dan tidak diketahui sebanyak 13 orang.

Sumber: http://www.republika.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6460