Banyak Kematian Balita Berasal dari Infeksi yang Bisa Dicegah
Tanggal: Monday, 14 May 2012
Topik: Narkoba


detikHealth, 14 May 2012

Jakarta, Jumlah angka kematian pada anak tidaklah sedikit. Namun para ahli mengungkapkan sebagian besar kematian anak-anak di seluruh dunia berasal dari penyakit infeksi yang sebenarnya bisa dicegah.

Sebuah tim dari Amerika Serikat menulis dalam jurnal Lancet bahwa menemukan dua pertiga dari anak-anak yang meninggal sebelum ulang tahun kelimanya disebabkan oleh infeksi dan pneumonia yang sebenarnya bisa dicegah.

Tim dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health melihat data dari berbagai sumber termasuk survei dan sistem dari 193 negara. Data ini menunjukkan meski ada penurunan penyebab utama kematian anak akibat diare, namun masih ada tantangan yang signifikan.

Peneliti mendapatkan setengah dari kematian anak yang terjadi di Afrika dikarenakan oleh penyakit infeksi termasuk malaria dan AIDS, sementara di Asia Tenggara kondisi neonatal adalah penyebab utama kematian.

Diketahui 5 negara yaitu India, Nigeria, Pakistan, Democratic Republic of Congo dan China menyumbang hampir setengah dari kematian anak balita. Para peneliti mulai memperingatkan bahwa masih sedikit negara yang mencapai target internasional yaitu MDGs (Millennium Development Goals) untuk poin kelangsungan hidup anak.

"Afrika dan Asia Tenggara adalah daerah yang berulang kali menyumbang sebagian besar kematian pada anak-anak muda sebelum berusia 5 tahun," ujar peneliti, seperti dikutip dari BBC, Senin (14/5/2012).

Analisis ini menunjukkan diperlukan penurunan jumlah angka kematian anak yang dipercepat agar bisa mencapai MDGs 2015, terutama untuk penyakit-penyakit infeksi yang memang bisa dicegah.

(ver/ir)

Sumber: http://health.detik.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6472