Remaja Saat ini Potret Indonesia Dimasa Depan
Tanggal: Tuesday, 15 May 2012
Topik: Narkoba


Sumutdaily.Com, 15 May 2012

Medan - Remaja Indonesia saat ini merupakan generasi muda penentu masa depan Indonesia. Apabila kondisi remaja Indonesia saat ini baik dan berkualitas maka hampir dapat dipastikan "potret" Indonesia kedepan akan menjadi sebuah bangsa yang baik dan berkualitas pula. Demikian dikatakan tokoh pemuda Syaiful Akhyar, SH.I didampingi ketua Jaringan Pemuda Remaja Masjid (JPRMI) Kota Medan Mulyadi, AMd Senin (14/5/2012) usai penyelenggaraan sosialisasi bahaya Narkoba, HIV dan Aids terhadap ratusan remaja masjid di aula kantor camat

Dijelaskannya, remaja sangat rentan terhadap pengaruh Narkotika dan Obat-obat Berbahaya (Narkoba), HIV dan AIDS sementara itu bangsa dan negara ini menaruh harapan besar terhadap para remaja sebagai cikal bakal penerus nasib dimasa depan. Melihat kondisi sedemikian ini JPRMI merasa terpanggil untuk menggelar kegiatan sosialisasi tentang bahaya Narkoba, HIV dan AIDS. Kalau sampai hari ini remaja sampai rusak maka rusaklah Indonesia dimasa mendatang.

"Pencegahan kerusakkan akhlak remaja dari pengaruh Narkoba, HIV, AIDS dan pergaulan bebas adalah dengan mengembalikan remaja ke masjid-masjid. Kehidupan pergaulan remaja saat ini harus digiring kepada persahabatan yang berbasiskan masjid. Karena masjid-masjid merupakan lokasi pergaulan yang paling aman dan nyaman sebagai centra aktivitas dan peradaban di dunia.

Artinya di masjid-masjid yang merupakan pusat berbagai kegiatan dunia akhirat ini remaja dapat lebih terlindungi dan mengambil hikmah. Para sahabat Nabi Besar Muhammad SAW adalah alumni masjid yang memiliki kemampuan menguasai dunia. Mereka menerima pembekalan ilmu, pembinaan sosial dan melakukan hikmat musyawarah di masjid-masjid dan selamanya tetap dimasjid-masjid," terang Akhyar.

Senada dengan itu ketua JPRMI Kota Medan Mulyadi, Amd menambahkan, sebuah tempat yang paling mulia dan paling di sukai Allah SWT Tuhan Maha Pencipta adalah masjid-masjid. Masjid yang penuh rahmat dan berkah adalah pusat study umat Islam. Karena itu JPRMI sebagai salah satu wadah organisasi para remaja senantiasa mengajak dan menggiring para remaja untuk memakmurkan masjid-masjid.

Dalam kapasitasnya sebagai pembinaan mental spiritual dan sosial kemasyarakatan masjid memiliki ketangguhan mencegah remaja dari pergaulan bebas. Menurut Mulyadi, keterlibatan kaum muda kepada Narkoba dan AIDS adalah dampak buruk dari pergaulan bebas dengan meninggalkan pergaulan masjid. Pergaulan bebas yang satu paket dengan penyalahgunaan Narkoba membuat remaja semakin dalam terjerumus ke lembah nista yang membuatnya semakin tidak berguna.

Diingatkannya, penyalahgunaan Narkoba, terinveksi HIV mapun terjangkit virus AIDS menimbulkan akibat yang sangat buruk bagi kita semua. Selain menjadi mahkluk yang tidak berguna bagi bangsa dan negara korban Narkoba dan AIDS juga akan menyusahkan orang-orang disekelilingnya, terutama keluarga yang menjadi korban. Maka karena itu sedini mungkin kita (remaja) harus melakukan tindakan preventif sebelum terpengaruh dan terjerumus. Mencegah itu lebih mudah dan murah dibandingkan mengobati, ujar Mulyadi berfilosofi.

Sumber: http://sumutdaily.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6480