Angka Penderita HIV Terus Meningkat
Tanggal: Tuesday, 22 May 2012
Topik: HIV/AIDS


Gatra, 22 May 2012

Jakarta - Sekretaris Nasional Komisi Penanggulangan AIDS Indonesia (KPAI), Nafsiah Mboi, mengungkapkan, perkiraan data nasional pada tahun 2009, terdapat 186 ribu orang terinveksi HIV di Indonesia. Diprediksi bahwa pada tahun 2014 sekitar 541 ribu orang. Angka tersebut, menurutnya, bisa meningkat, mengingat prevalensi HIV di Indonesia seperti puncak gunung es.

“Penalaran yang dilakukan menggunakan modeling. Jadi kita melihat hubungan upaya pencegahan dan dampaknya. Kalau misalnya upaya pencegahan dilakukan sampai sejauh ini, maka angkanya sekian, dan seterusnya. Jadi tergantung upaya pencegahannya,” kata Nafsiah, dalam seminar di FKUI, Jakarta, Senin (21/5).

Menurut data nasional, anak muda berusia 15-29 tahun merupakan kelompok paling rentan terkena HIV. Diindikasikan, cara paling dominan penularan HIV di Indonesia yaitu melalui hubungan seks yang tidak aman, terutama dengan pasangan yang berganti-ganti.

“Epidemik HIV telah berganti, di masa lalu, kebanyakan infeksi baru didapatkan melalu penggunaan narkoba melalui jarum suntik. Sekarang, sebagian besar infeksi baru berasal dari hubungan seksual,” ujarnya.

Nafsiah menjelaskan, data IBBS pada tahun 2011 menunjukkan bahwa angka penderita HIV paling tinggi justru berasal dari kalangan ibu rumah tangga, yang pada dasarnya bersifat monogami dan tidak menggunakan drugs. Disinyalir, mereka ditularkan oleh suaminya yang terkena HIV, yang sering menggunakan drugs atau berhubungan bebas.

Oleh karena itu, KPAI melakukan penyuluhan dan sosialisasi, terutama kepada laki-laki, untuk mengimbau agar melakukan seks secara aman, apalagi kepada mereka yang sering berkunjung ke tempat prostitusi.

“Pemberesan di lokalisasi terkadang kurang efektif. Karena itu, kini kita melakukan pendekatan komprehensif, yaitu pada laki-lakinya. Misalnya, apakah mau menggunakan seks aman ataupun tidak aman,” ujar Nafsiah. [WS]

Sumber: http://www.gatra.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6513