Bila Pasangan Idap HIV, Gunakan Kondom
Tanggal: Tuesday, 22 May 2012
Topik: HIV/AIDS


Gatra, 22 May 2012

Jakarta
- Sekretaris Nasional Komisi Penanggulangan AIDS Indonesia (KPAI), Nafsiah Mboi, mengatakan, tidak perlu takut bila seseorang mendapati pasangannya mengidap HIV. Karena, menurutnya, dengan penanganan yang tepat, penyakit tersebut tidak akan menular. Dia bahkan tetap dapat berhubungan suami istri seperti layaknya pasangan normal.

“Apabila dalam pasangan suami istri ditemukan salah seorang pasangan mengidap penyakit HIV, mereka tetap dapat melakukan hubungan intim. Tetapi dengan menggunakan kondom,” saran Nafsiah, dalam seminar di FKUI, Jakarta, Senin (21/5).

Aplikasinya, kondom digunakan selama berhubungan intim. Apabila pasangan menginginkan anak, kondom dapat dilepas ketika istri sedang dalam masa subur. Sehingga potensi kehamilan besar, tetapi resiko penularan sangat kecil.

Agar penyakit tidak menular kepada bayi yang dikandung, sang ibu harus mengonsumsi antiretroviral, baik ketika mengandung, persalinan, dan menyusui, untuk mengurangi resiko penularan HIV.

“Biasanya antiretroviral (ARV) kita berikan kepada ibunya sewaktu mengandung, persalianan, maupun menyusui. Diharapkan, dapat mengurangi resiko penularan kepada bayi. Bahkan, bila mendesak ARV juga dapat diberikan kepada bayi,” ujar Nafsiah.

Namun, Nafsiah menyarankan agar sebelum menikah, setiap pasangan suami istri melakukan pengecekan ke dokter. Menurutnya, hal ini sangat penting, tidah hanya untuk mencegah penyakit HIV, tetapi untuk mencegah penyakit lainnya. [WS]

Sumber: http://www.gatra.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6514