Hah, Ibu Rumah Tangga Banyak Idap AIDS
Tanggal: Wednesday, 23 May 2012
Topik: Narkoba


okezone.com, 22 May 2012

MENURUT data akhir tahun 2011, Kementerian Kesehatan, jumlah kasus AIDS tertinggi pada ibu rumah tangga. Padahal, umumnya ibu rumah tangga monogami dan tidak menggunakan narkoba. Lantas, apa penyebabnya?

"Perempuan memang memiliki risiko tinggi tertular virus HIV. Bukan kebiasaan hidupnya yang berisiko, tetapi banyak kasus mereka menikah dengan laki-laki yang berisiko menularkan virus tersebut," tutur Dr. Nafsiah Mboi, Sp.A, MPH, Sekretaris Nasional Komisi Penanggulangan AIDS Indonesia (KPAI), dalam seminar Di Balik MDG's: Peran Indonesia Sebagai Negara Berpenghasilan Menengah dalam Mengatasi Masalah dan Hak Seksual dan Kesehatan Reproduktif di Auditorium FKUI, Jakarta, Senin, 21 Mei 2012.

Kementerian Kesehatan pun mencatat rasio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 2:1. Persentase faktor risiko AIDS tertinggi ialah hubungan seks tidak aman pada heteroseksual sebanyak 65,0 persen, penggunaan jarum suntik tidak steril pada pengguna napza suntik (penasun) sebanyak 25,9 persen, kaum gay sebanyak 4,8 persen, dan ibu positif HIV yang menularkan ke anak sebanyak 2,2 persen.

"Sebanyak 1,6 juta perempuan di Indonesia menurut perkiraan Kemenkes berisiko ketularan HIV bukan karena berperilaku menyimpang, tetapi menikah dengan laki-laki yang berisiko. Misalnya, laki-lakinya suka jajan seks dengan penjaja seks atau pria dinikahi merupakan seorang gay yang aktif seks lelaki dengan lelaki. Maka, perempuan ini berisiko ketularan," jelas Nafsiah.

Data akhir tahun 2011, Kemenkes menjelaskan, jumlah kasus AIDS tertinggi pada ibu rumah tangga, yakni 622 kasus.

"Karena itu, pria memang memiliki hak untuk seks, tetapi juga memiliki tanggung jawab kepada keselamatan dan kesehatan pasangannya. Setiap pasangan harus memiliki komitmen untuk sama-sama saling menjaga," tutupnya. (tty)

Sumber: http://health.okezone.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6516