FASHION PEDULI AIDS
Tanggal: Wednesday, 23 May 2012
Topik: Narkoba


Sindo, 23 May 2012

Fashion bukan sekadar pernyataan gaya. Fashion juga bisa menjadi media untuk membantu sesama. Seperti yang dilakukan para pelaku mode internasional melalui Vienna Life Ball yang fokus membantu mengumpulkan dana untuk penderita AIDS.

Pada tahun ke-20 Vienna Life Ball digelar lebih meriah dan dihadiri publik figur internasional, di antaranya mantan presiden Amerika Serikat Bill Clinton,model dan aktris Milla Jovovich,supermodel Naomi Campbell,Karolina Kurkova,juga aktor Antonio Banderas. Tahun ini selain menggelar acara fashion untuk amal yang melibatkan pergelaran koleksi apik dari desainer papan atas dunia,termasuk Jean Paul Gaultier, Thierry Mugler,Vivienne Westwood,dan Roberto Cavalli,Vienna Life Balljuga menghadirkan konser amal Red Ribbon Celebration Concert yang dilaksanakan pertama kalinya di Burgtheater.

Konser tersebut menghadirkan sederetan musisi internasional,yakni Loius Langree,Malcolm Martineau,Patricia Petibon,Bernarda Fink,Michael Schade,Florian Boesch,Randy Crawford, dan Al Jarreau. Tahun lalu Vienna Life Ball berhasil mengumpulkan dana hingga USD2,5 juta yang kemudian dipergunakan untuk membantu biaya pengobatan para penderita AIDS,begitu juga dengan riset dan kampanye kewaspadaan terhadap penyakit ini.

Jovovich,yang mewakili badan riset AIDS Amerika Serikat (American Foundation for AIDS Research/amfAR),mengatakan, acara fashion sebesar Vienna Life Ball yang bisa mengumpulkan lebih dari 40.000 orang setiap tahunnya merupakan acara yang penting,“Di mana kita bisa bersama-sama menginformasikan dan mengedukasi orang-orang di sekeliling kita akan apa yang terjadi,”paparnya.

Ditambahkan model internasional Alek Wek,yang juga ikut berpartisipasi dengan berjalan di atas catwalk,Vienne Life Ball merupakan acara yang harus terus dipertahankan kelangsungannya.”Karena hanya melalui acara seperti ini,kita bisa menyampaikan pesan secara massal dan mengumpulkan dana secara internasional,”ujar model asal Sudan tersebut.

Adapun Bill Clinton yang hadir mewakili yayasan miliknya,Clinton Health Access Initiative Project,mengungkapkan, tema Vienna Life Ball tahun ini,”Fight the Flames of Ignorance” ,menjadi catatan penting bahwa masih ada banyak kalangan yang acuh dan abai terhadap para penderita AIDS.”Lewat acara ini,kami berharap masyarakat bisa lebih peduli untuk membantu para penderita AIDS di seluruh dunia,”katanya.

Vienna Life Ballmerupakan acara amal terbesar di Eropa yang difokuskan guna membantu para penderita HIV/AIDS. Setiap tahunnya para selebriti dari seluruh dunia berkumpul di ibu kota Austria tersebut dan melakukan aksi galang dana lewat acara fashion showyang melibatkan para desainer kenamaan.Dana terkumpul lewat undangan yang berharga 2.500 euro per kursi atau setara dengan Rp29 juta dan seharga 20.000 euro (Rp238 juta) per meja yang berisi 10 kursi.

Tahun ini seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui badan amal milik Clinton. Uniknya,bukan hanya gaun glamor yang menghiasi acara makan malam gala tersebut,juga kostum-kostum unik yang tampil dalam napas karnaval dan menjadi pemandangan tersendiri.Adapun fashion show yang diadakan di atas catwalk berbentuk pita merah lambang peduli AIDS tahun ini diselenggarakan oleh Vogue Italia.

Vienna Life Ball bukanlah satusatunya acara fashion yang peduli terhadap AIDS.Cannes pun punya pergelaran serupa kendati dalam skala yang lebih kecil.Masih dalam rangkaian Cannes Film Festival,Carine Roitfeld,mantan pemimpin redaksi Vogue Prancis,bekerja sama dengan amfAR menghadirkan fashion show amal Cinema Against AIDS yang akan dihelat pada 24 Mei mendatang di Hotel du Cap.

Berbeda dengan fashion show peduli AIDS pada umumnya yang kerap menghadirkan koleksi busana berwarna merah,Roitfeld justru mengajak serta 20 desainer untuk mempertunjukkan ragam koleksi ”little black dress”.Adapun nama-nama desainer yang akan berpartisipasi dalam fashion amal Cannes,di antaranya Tom Ford,Karl Lagerfeld,Dior,dan Christopher Kane. Dalam wawancaranya dengan WWD,Roitfeld berharap bisa mengumpulkan dana hingga USD70 juta pada tahun ini. Selain Vienna Life Ball dan fashion amal Cannes,AIDS juga menjadi perhatian khusus label highstreet asal Swedia,H&M.

Sejak 2008,H&M menghadirkan program inisiatif ”Designers Against AIDS ” berkolaborasi dengan para desainer untuk menciptakan koleksi busana yang mengombinasikan fashion dan pesan kampanye kewaspadaan mengenai AIDS maupun seks secara aman.Dari koleksi tersebut, sebanyak 25% penjualan kemudian disumbangkan untuk HIV/AIDS awareness project. ● lesthia kertopati

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6518