2012, 7 Penderita HIV/AIDS di Situbondo Meninggal Adalah Ibu Rumah Tangga
Tanggal: Thursday, 24 May 2012
Topik: HIV/AIDS


detik, 23 May 2012

Situbondo - Meski tergolong kota kecil, angka penderita HIV/AIDS di Situbondo ternyata cukup tinggi. Selama tahun 2012, tercatat sekitar 30 warga terjangkit HIV/AIDS. 7 Diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

"Itu data penderita HIV/AIDS Situbondo tahun 2012 hingga akhir bulan April. Kita terus mengupayakan untuk pendampingan dan pengobatan. Tapi karena mereka kita temukan dalam kondisi sudah kategori AIDS, itu yang agak repot," kata konselor HIV/AIDS Dinas Kesehatan Situbondo, Heryawan, Rabu (23/5/2012).

Ironisnya, penderita meninggal itu bukan berasal dari kalangan risiko tinggi, seperti yang suka berpindah-pindah pasangan. Menurut Heryawan, dari 7 penderita AIDS yang meninggal itu sebanyak 70 persennya justru adalah ibu rumah tangga.

Rata-rata mereka tertular dari suaminya yang memiliki job atau pekerjaan di luar Situbondo, seperti Bali dan Malaysia. Saat pulang kerja sang suami membawa 'oleh-oleh' yang tanpa disengaja tertular ke istrinya.

"Karena itu kita akan meningkatkan lagi pencarian korban melalui surveilans dan penyuluhan-penyuluhan. Ke depan kita juga melakukan pengambilan sampel darah di daerah-daerah potensi besar penularan HIV/AIDS, seperti di Kecamatan Panarukan dan Situbondo," papar Heryawan.

Menanggapi situasi tersebut, Komisi Pemberantasan AIDS (KPA) Situbondo memastikan akan bergerak cepat untuk mengerem penyebaran HIV/AIDS di Situbondo.

Menurut Wakil Ketua KPA, dr Budiawan, selama ini pihaknya melibatkan 17 lintas sektoral untuk mengurangi HIV AIDS di Situbondo, termasuk dari unsur tokoh masyarakat dan tokoh agama. Karena penanggulangan HIV/AIDS memang harus dilakukan bersama-sama, termasuk memberi pengertian masyarakat, serta mengobati dan memberi motifasi penderita.

"Sehingga penderita tidak takut dan malah lari hingga bisa memperluas penyebaran HIV/AIDS. Jangan beranggapan bahwa karena HIV/AIDS adalah penyakit jadi urusannya hanya dokter dan rumah sakit. Tidak bisa begitu, kita tidak bisa bekerja sendirian dan harus melibatkan banyak pihak," tukas dr Budiawan

Sebanyak 30 penderita selama tahun 2012 ini menambah panjang daftar penderita HIV/AIDS di Situbondo. Sejak tahun 2008 silam, tercatat sudah ada 98 warga Situbondo yang terdeteksi menderita HIV/AIDS. Mereka tersebar di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Situbondo.

(fat/fat)

Sumber: http://surabaya.detik.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6520