HIV/AIDS di Denpasar Mencapai 2.408
Tanggal: Monday, 04 June 2012
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 27 May 2012

Denpasar - Sejak ditemukannya kasus HIV/AIDS di Bali, jumlah penderitanya telah mencapai ribuan orang. Buktinya, di Denpasar saja kasus ini telah mencapai 2.408. ''Penderita HIV/AIDS di Kota Denpasar tercatat sejak tahun 1987 hingga Maret 2012 telah mencapai 2.408 kasus,'' kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, di Denpasar, Sabtu (26/5) kemarin.

Jaya Negara yang juga Wakil Wali Kota Denpasar ini mengatakan, tingginya kasus HIV/AIDS di Denpasar tidak terlepas dari kondisi penduduk Denpasar yang sangat heterogen. Selain itu, mobilitasnya sangat tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan kasus tersebut meningkat terus.

Dijelaskan, dari kasus tersebut terdiri dari pengidap HIV 1.218 kasus, yang terdiri dari kaum perempuan 457 orang dan laki-laki 761 orang. Sedangkan, untuk kasus AIDS 1.190 orang terdiri dari perempuan 376 orang dan laki-laki 814 orang.

Jaya Negara mengatakan, upaya untuk meminimalisasi kasus ini terus dilakukan. Pihaknya telah berupaya melakukan penanganan melalui berbagai kegiatan dan sosialisasi kepada masyarakat. Karena bahaya HIV/AIDS cukup besar dampaknya bagi kesehatan masyarakat.

Pencegahan menyebarnya kasus ini juga dilakukan pada kalangan pelajar, mahasiswa termasuk juga masyarakat umum, di antaranya pekerja kafe, panti pijat, dan PSK.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan di antaranya dengan penyuluhan sejak tahun 2011 hingga sekarang kepada desa/kelurahan, sekolah, populasi berisiko. ''Kami juga sudah membentuk dan mengadakan pelatihan tutor sebaya KSPAN terhadap 11 sekolah di Denpasar,'' katanya.

Untuk rencana tahun ini, kata dia, pihaknya membentuk kelompok kerja PMTS tingkat Kota Denpasar termasuk juga pengadaan buku pemulasaran jenazah dan PIN "Generasi Sehat Generasi Bebas HIV dan Narkoba".

Sri Armini juga mengharapkan, instansi terkait dan LSM peduli AIDS terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dari penyakit mematikan ini. Karena hingga saat ini, penyakit AIDS belum ditemukan obatnya. "Bahkan, saat ini hampir semua sekolah di tingkat SMA/SMK di Denpasar telah membentuk pokja tersebut dalam upaya mensosialisasikan pencegahan penyakit itu," katanya. (kmb12)

Sumber: http://www.balipost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6538