Dua Penderita AIDS di Buleleng Meninggal
Tanggal: Friday, 15 June 2012
Topik: Narkoba


Gatra, 06 Juni 2012

Singaraja - Dua penderita HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng, Bali, meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit.

Pertama, pasien asal Kintamani, Kabupaten Bangli, yang meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUD Buleleng di Singaraja, Rabu (6/6).

Kedua, bayi berusia delapan bulan asal Desa Les, Kecamatan Buleleng, meninggal dunia, Senin (4/6).

Berdasarkan informasi Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Buleleng, bayi itu diduga tertular HIV dari orangtuanya, yang juga menderita AIDS.

Data di KPA juga menunjukkan bahwa selama bulan April 2012, penderita HIV/AIDS tercatat 1.936 orang. Namun, sebulan berikutnya hanya 1.414 orang. Dalam satu bulan, RSUD Buleleng merawat 15 sampai 20 orang penderita AIDS.

Sementara itu, Sukiarta, relawan dari Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI), mengatakan bahwa untuk mengurangi meluasnya wabah HIV/AIDS di tempat hiburan malam, pihaknya membentuk Kelompok Kerja Penanggulangan HIV/AIDS di kafe-kafe.

"Pengelola dan pemilik kafe akan kami libatkan dalam pembentukan pokja itu dan pekerja kafe perempuan kami sarankan untuk memeriksakan diri secara rutin di klinik VCT," katanya.

Hingga saat ini Pokja Penanggulangan HIV/AIDS di kafe telah terbentuk di sejumlah kecamatan di Kabupaten Buleleng, di antaranya Gerokgak, Pengulon, Celukan Bawang, Sawan, dan Seririt. [TMA, Ant]

Sumber: http://www.gatra.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6574