Jumlah Kasus HIV-AIDS di Tasikmalaya Masih Tinggi
Tanggal: Friday, 15 June 2012
Topik: HIV/AIDS


PRLM, 07 Juni 2012

SINGAPARNA - Sedikitnya 100 orang awak angkutan umum juga para pedagang asongan serta warga yang berada di terminal Singaparna diambil darahnya untuk mengetahui tingkat penyebaran dugaan kasus terinfeksi HIV-AIDS di Kabupaten Tasikmalaya.

Selain untuk tes HIV-AIDS, pengambilan sampel darah yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Tasikmalaya itu juga untuk mengetahui tingkat penyebaran penyakit kelamin/Inpeksi Menular Seksual (IMS) lainnya seperti spilis dan GO.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit di Dinkes, Asep A Hidayat menjelaskan, jumlah penderita kasus positif HIV-AIDS di Kabupaten Tasikmalaya sampai akhir tahun 2011 mencapai 176 kasus.

Pada Tahun 2012 hingga Bulan Mei tercatat 4 kasus HIV-AIDS. Angka tersebut tidak termasuk dua orang yang diduga terkena virus HIV-AIDS dilihat dari hasil pemeriksaan sementara di puskesmas. "Keduanya satu orang ibu beserta satu orang anaknya. Hanya saja keduanya meninggal dunia sebelum dilakukan pemeriksaan sampel darah lebih jauh," ujarnya.

Sementara, kata dia, hingga Bulan Maret 2012 tercatat 297 kasus IMS. Rata-rata kasus HIV-AIDS terjadi itu pada usia produktif anatara 25-40 tahun pada semua segmen masyarakat mulai dari pelajar/mahasiswa, wiraswasta, PNS dan ibu rumah tangga. "Penanggulangannya harus cepat dan berkesinambungan. Karena dikhawatirkan penyebarannya semakin tak terkendali," katanya. (E-32/A-147)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6578