Kasus HIV/AIDS di Aceh meningkat
Tanggal: Friday, 15 June 2012
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 11 Juni 2012

BANDA ACEH - Pengidap HIV/AIDS di Aceh dalam beberapa tahun terakhir grafiknya menunjukkan kenaikan dan kini tercatat menjadi 110 kasus, sekitar 60 orang diantara penderitanya dilaporkan telah meninggal dunia.

"Terjadi kenaikan angka penderita HIV/AIDS dalam kurun beberapa tahun terakhir yang diperlukan berbagai cara mencegahnya," kata Ketua Pokja Komisi Perlindungan Aids Aceh Kurnia F Jamil di Banda Aceh, hari ini.

Disebutkan kasus pertama penyakit HIV/AIDS di Aceh ditemukan pada 2004 dengan satu penderitanya, kemudian secara grafik angkanya dari tahun ke tahun terus meningkat dan hingga Mei 2012 ditemukan 110 kasus.

Dokter spesialis penyakit dalam/internis itu menambahkan, dari total kasus HIV/AIDS tersebut sebagian besar penderitanya akibat pemakaian jarum suntik (narkoba), kemudian penyimpangan seks.

Sementara daerah terbesar penderita HIV/AIDS adalah wilayah Aceh Tamiang dan Kota Lhokseumawe dari total 23 kabupaten dan kota di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Kurnia F Jamil menjelaskan, pemerintah melalui instansi terkait lainnya terus melakukan upaya-upaya pemberantasan penyakit yang dapat menurunkan kekebalan tubuh dan menyebabkan kematian penderitanya.

"Sosialisasi tentang bahaya penyakit HIV/AIDS yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu terus dilakukan dengan gencar oleh pemerintah yang bekerja sama dengan berbagai pihak terkait," katanya menambahkan.

Rumah Sakit Umum Daerah di masing-masing kabupaten dan kota di Aceh telah bekerja sama untuk menangani setiap kasus HIV/AIDS, termasuk juga penanganan pasien, kata dia menambahkan.

Di pihak lain, ia juga menjelaskan meningkatnya kasus HIV/AIDS di Indonesia khususnya di Aceh akan menjadi salah satu topik pembahasan pada kongres nasional Perhimpunan Peneliti Penyakit Tropik dan Infeksi Indonesia (PETRI) XVII di Aceh pada 14-16 Juni 2012.

"Dalam kongres nanti masalah penyakit HIV/AIDS juga akan menjadi salah satu topik yang akan dibahas dengan menghadirkan berbagai pakar serta peneliti penyakit tersebut," kata Kurnia F Jamil.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6584