Tiap Tahun Penderita Aids di Kota Malang Naik 2 Persen
Tanggal: Tuesday, 26 June 2012
Topik: Narkoba


TRIBUNNEWS.COM, 19 Juni 2012

MALANG - Komisi Penggulangan Aids (KPA) Kota Malang menemukan peningkatan penderita 2 persen tiap tahun untuk penderita Aids Di Kota Malang. Mayoritas penderita adalah pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif (Napza).

Dr. Nusindrati, Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Malang mengatakan, tahun 2010 ditemukan sebanyak 294 penderita. Sedangkan tahun 2011 ditemukan 385 penderita positif baru. Berdasarkan data sejak tahun 1997 hingga bulan Maret 2012 sejumlah 2.134.

Dari jumlah tersebut 40 persennya pengguna Napza suntik. Sedangkan peringkat selanjutnya, ada kategori ibu rumah tangga dengan prosentasenya 16 persen.

"Penyebab ibu rumah tangga rentan terkena penyakit Aids karena tertular suami, selain itu juga mantan pengguna Napza suntik, atau mantan pekerja seks," ujar Nunus, panggilan Nusindrati dalam rapat kerja daerah (rakerda) KPA di hotel Trio Indah, Selasa (19/6/2012).

Menurutnya, dari jumlah tersebut tidak semuanya penduduk asli Kota Malang, namun terdapat warga luar Kota Malang yang berobat di Kota Malang. "Dari data tersebut, hanya 20 persen yang terdata warga asli Kota Malang," kata Nunus.

Untuk menurunkan jumlah penderita aids, dari KPA terus menggecarkan sosialisasi untuk mencegah aids.

"Penyebab ibu rumah tangga rentan terkena penyakit Aids karena tertular suami, selain itu juga mantan pengguna Napza suntik.

Sumber: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6616