Pencegahan HIV AIDS Butuh Kerja Keras
Tanggal: Tuesday, 26 June 2012
Topik: HIV/AIDS


Jaringnews.com, 21 Juni 2012

JAKARTA - Pencegahan, Komunitas dan Kolaborasi adalah tiga kata kunci yang harus diperhatikan untuk pencegahan HIV AIDS di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Kemal Siregar dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional di Jakarta, Kamis (21/6) dalam diskusi bedah buku 'Pedoman Pencegahan Positif untuk Komunitas Positif'

Dia mengatakan, "Pencegahan adalah suatu konteks yang luas dan merupakan kunci dari seluruh usaha penanggulangan penyebaran HIV AIDS. Untuk itu diperlukan pembangunan komunitas yang solid", ujar Kemal

Ia menambahkan, "kolaborasi dan kemitraan dari seluruh komunitas pemerhati HIV di Indonesia sangat penting untuk kegiatan yang berkesinambungan", kata Pejabat Sementara (Pjs) Sekretaris, Deputi Pengembangan Program, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional ini.

Selanjutnya, Drajad Ginanjar dari Rumah Cemara mengatakan, "HIV adalah tanggung jawab kita semua, untuk itu perlu perubahan dalam upaya pencegahannya. Dan, diperlukan kerja keras dari semua pihak agar epidemi HIV AIDS di Indonesia tidak meluas lebih jauh", katanya.

Buku Pedoman Pencegahan Positif untuk Komunitas Orang dengan HIV ini disusun oleh sebuah tim yang disebut sebagai Tim Kolaborasi, yang terdiri atas wakil beberapa lembaga/organisasi yang bergerak di bidang penanggulangan HIV dan AIDS. Lembaga tersebut adalah Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI), Yayasan Spiritia, Rumah Cemara, Yayasan Tegak Tegar, Yayasan Karisma, dan jaringan Gay Waria dan LSL (GWL-INA).

Penyusunan buku pedoman ini juga mendapatkan dukungan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dan HIV Cooperation Program for Indonesia (HCPI), sebuah program Australian Aid untuk masalah HIV.

Sumber: http://jaringnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6625