Nova Riyanti: Kampanye Kondom Tantangan untuk Menkes
Tanggal: Tuesday, 26 June 2012
Topik: Narkoba


Metrotvnews.com, 25 Juni 2012

Jakarta: Komisi IX DPR memanggil Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi pada Senin (25/6) pagi ini. Pemanggilan ini terkait pro-kontra kampanye kondom.

"Banyak bangat pertanyaan seputar kondom, yang produktif dan substantif menyikapi fakta temuan angka mencengangkan terkait pencegahan HIV/AIDS dan juga untuk memusnahkan standar ganda nilai moral kita. Itu tantangan buat Menkes," kata Wakil Ketua Komisi Kesehatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi DPR Nova Riyanti Yusuf kepada Metrotvnews.com, Senin (25/6).

Nova menilai kampanye penggunaan salah satu alat kontrasepsi itu hal yang biasa. Ia menyarankan agar kampanye kondom dapat difokuskan pada Pekerja Seks Komersil (PSK) miskin. Sebab mereka tak mampu membeli kondom.

Nova juga meminta agar ada aturan penjualan kondom di tempat umum. "Bagusnya di counter jadi jangan di bawah umur. Ya gimanalah."Kata Nova.

Menurut politikus Partai Demokrat ini, jumlah produksi kondom versi pemerintah memangnya ada beberapa dibanding swasta. Namun itu tak cukup. Untuk remaja sendiri, perlu ada pendidikan tentang bahaya seks bebas sehingga bisa terhindar dari penyakit HIV/AIDS itu.

"Selama ini memang ada pendidikan tentang itu, tapi perlu pendidikan yang berjenjang. Salah satunya penjualan kondom harus lebih diperketat," kata Nova.

DKI Jakarta menempati urutan ketiga dalam jumlah penderita HIV/AIDS se-Indonesia, setelah Provinsi Papua dan Bali. Sejak 1987 hingga Desember 2010, jumlah penderita HIV/AIDS di Jakarta tercatat 3.995 orang. Periode 2010, tercatat ada 1.121 kasus HIV dan 182 kasus AIDS terjadi di wilayahnya.

Berdasarkan rentang golongan umur, sebesar 4 persen usia 15-24 tahun, 86 persen usia 25-44 tahun dan 6 persen usia lebih dari 44 tahun.

Jumlah kasus AIDS di Jakarta mengalami peningkatan hingga 100 persen. Dari hasil riset Seksi Sur­veilans Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta per November 2010, jumlah kasus AIDS mencapai 1.380 kasus dengan 278 kasus kematian. Padahal pada 2009, jumlah kasus AIDS Jakarta hanya 603 kasus dengan 175 kasus kematian.

Dari sejumlah wilayah di DKI Jakarta, Jakarta Pusat terdapat 358 kasus, dengan 218 kasus HIV dan 140 kasus AIDS. Jakarta Utara sebanyak 303 kasus, dengan 160 kasus HIV dan 143 kasus AIDS. Jakarta Barat sebanyak 347 kasus, dengan 216 kasus HIV dan 131 kasus AIDS.

Kemudian Jakarta Selatan sebanyak 372 kasus, dengan 177 ka­sus HIV dan 195 kasus AIDS. Jakarta Timur sebanyak 501 kasus, dengan 217 kasus HIV dan 501 kasus AIDS.(Andhini)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6643