Hingga Juni Ini, Sudah 1.015 Pelajar di Kab. Subang Mengonsumsi Narkoba
Tanggal: Wednesday, 27 June 2012
Topik: Narkoba


PRLM, 26 Juni 2012

SUBANG - Sebanyak 1.015 pelajar di Kabupaten Subang mengonsumsi narkoba jenis pil koplo dan ganja. Itu berdasarkan pendataan Gerakan Nasional Antinarkoba (Granat) Kabupaten Subang hingga Juni tahun ini.

“Pelajar memang menjadi sasaran empuk bagi para pengedar dan bandar narkoba. Mereka perlu mendapatkan pembinaan secara serius agar tidak terjerat penyalahgunaan narkotik,” kata Ketua Granat Subang, Boing S. Zakaria, Selasa (26/6) seusai aksi peringatan Hari Antinarkotika Internasional di sekitar areal Alun-alun Subang.

Boing menuturkan, dibutuhkan kerja sama dari berbagai elemen termasuk kepolisian untuk memberantas penyalahgunaan narkotika di Subang. Hal itu, tidak hanya dilakukan dengan menindak tegas pengedar dan pengguna, tetapi juga melakukan langkah persuasif terutama kepada para pelajar.

Dari 1.015 pelajar yang mengonsumsi narkoba, kata Boing, 40 persen atau 406 siswa di antaranya kini mendapatkan pembinaan dari Granat. Selain diberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba, mereka juga diberikan pemahaman agar tidak terjebak dalam penyalahgunaan narkotik.

“Seharusnya ini bisa menjadi perhatian bersama dari berbagai pihak secara berkelanjutan. Tidak hanya momen-momen tertentu seperti saat ini,” ujarnya.

Tak hanya narkoba, Boing mengungkapkan, saat ini juga tercatat 634 warga Subang yang terjangkit HIV-AIDS. Sebagian di antaranya juga para remaja yang masih berstatus pelajar. “Itu baru yang tercatat. Faktanya, bisa lebih dari itu,” ucapnya.

Sebagian besar penderita HIV-AIDS kini tidak hanya akibat hubungan seksual atau perilaku seks yang menyimpang. Namun, saat ini HIV juga mudah tersebar melalui jarum suntik yang tidak asing di kalangan pengguna narkoba.

Sebagai upaya preventif, sejumlah aktivis Granat kemarin membagi-bagikan buku dan stiker tentang bahaya narkoba dan AIDS. Selain warga sekitar, para pengendara yang melintas di sekitar Alun-alun Subang juga tak ketinggalan menerima pembagian buku dan stiker tersebut.

Salah seorang warga Cigadung, Subang, Harry (29) menyambut baik aksi tersebut. Menurut dia, para remaja dan pelajar memang harus menjadi perhatian bersama agar tidak terjerat penyalahgunaan narkoba.

“Mereka harus mendapatkan pembinaan dengan baik. Jangan sampai masa depan mereka dan bangsa ini hancur akibat narkoba,” katanya. (A-192/A-89)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6658