Ibu Rumah Tangga Peringkat Kedua Penderita HIV/AIDS di Jateng
Tanggal: Monday, 02 July 2012
Topik: HIV/AIDS


Metrotvnews.com, 28 Juni 2012

Solo: Penyebaran penyakit HIV/AIDS di kalangan ibu rumah tangga kian mengkhawatirkan. Bahkan untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kini menempati peringkat kedua tertinggi.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jateng Rustriningsih dalam Rapat Koordinasi KPA Provinsi dengan KPA kabupaten/kota dan Warga Peduli AIDS se-Jateng di Balai Kota Surakarta, Kamis (28/6).

Berdasarkan catatan KPA Jateng, jumlah penderita HIV/AIDS di Provinsi Jateng hingga Juni 2012, tercatat sebanyak 4.992 orang. Dari jumlah tersebut, kalangan wiraswasta menempati peringkat pertama dengan jumlah 439 orang (20,19 persen), diikuti ibu rumah tangga 394 orang (18,3 persen) dan karyawan 223 orang (10,36 persen).

"Ini mengkhawatirkan, karena artinya epidemi HIV/AIDS mulai memasuki masyarakat umum. Ibu rumah tangga yang terkena, akan menularkan penyakit yang belum ditemukan obatnya itu kepada anak yang dilahirkannya," jelas Rustriningsih.

Lebih lanjut, dia memaparkan penyebaran penyakit HIV/AIDS di Jateng sebagian besar terjadi di kalangan usia produktif, yakni usia 25 hingga 29 tahun sebanyak 574 orang (26,66 persen), 30 hingga 34 tahun sebanyak 447 orang (20,76 persen) dan 35 hingga 39 tahun sebanyak 331 orang (15,37 persen).

Yang lebih memprihatinkan lagi, jumlah penderita HIV/AIDS dari kalangan bayi dan balita juga terbilang tinggi. Untuk usia nol hingga empat tahun tercatat 69 orang (3,2 persen) dan usia lima hingga sembilan tahun sebanyak 24 orang (11 persen).

Penyebaran HIV/AIDS yang cenderung meningkat itu, diakui Rustriningsih, menjadi pekerjaan serius yang harus segera diselesaikan dengan melibatkan semua unsur. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, hingga Orang Dengan HIV/AIDS. (Wtr4)

Sumber: http://www.metrotvnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6670