Merauke Dinilai Mampu Menahan Laju Penyebaran HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 02 July 2012
Topik: HIV/AIDS


InfoPublik, 29 Juni 2012

Merauke – Merauke termasuk daerah yang mampu menahan lajunya penyebaran HIV/AIDS, karena didukung oleh Bupati dan Wakil Bupati yang turut memberikan perhatian yang cukup besar terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan untuk pencegahan maupun penanggulangan HIV/AIDS.

Selain itu juga didukung oleh para aktivis yang juga turut terlibat secara langsung dalam hal ini Ketua DPRD Kabupaten Merauke Ir.Leonardus Mahuze sebagai Ketua Yasanto, yaitu LSM yang bergerak menangani masalah ini, dan juga dengan hadirnya klinik khusus yang melayani reproduksi dan klinik ini belum dimiliki oleh daerah lain di Papua.

Hal tersebut diungkapkan oleh drh.Constan Karma selaku Ketua Pelaksana Harian KPA Proovinsi Papua, Rabu (27/6), di Cafe Bella fiesta , saat membuka seminar hasil efektivitas pelaksanaan Perda no. 5 tahun 2003 di Kabupaten Merauke tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS dan IMS.

Lebih lanjut ditambahkan bahwa klinik reproduksi juga telah menyiapkan psikolog yang ada mengadakan konsseling terhadap para pasien dengan didukung oleh para dokter yang handal yang setia mengabdi sesuai dengan bidang tugas yang dimiliki.

Hal lain yang menjadi pengamatan pihaknya bahwa Pemerintah daerah dan petugas memiliki keterkaitan yang cukup besar terhadap keberadaan klinik ini, selain banyak komitmen-komitmen yang dicetuskan oleh masyarakat di daerah ini.

“Baik melalui pertemuan-pertemuan dengan pemuda maupun dengan kelompok masyarakat lainnya yang secara khusus menandatangani kesepakatan guna memerangi penyebaran HIV/AIDS di daerah ini,” kata drh.Constan Karma.

Ia akan mengarahkan daerah-daerah lain yang ada di provinsi Papua untuk belajar dari Kabupaten Merauke atau melakukan diskusi bersama dengan elemen-elemen yang ada di daerah ini dalam menahan lajunya tingkat kenaikkan pengidap HIV/AIDS.

Sementara itu, Wakil Bupati Merauke dalam sambutannya mengatakan bahwa Merauke merupakan daerah yang terkena virus HIV/AIDS sejak tahun 1992 dan termasuk dalam posisi pertama pada waktu itu.

Namun melalui kerja keras yaang dilakukan oleh berbagai unsur terkait, maka laju peningkatan HIV/AIDS dan IMS dapat ditekan kenaikkannya, dan saat sekarang Merauke berada pada posisi ke lima.

Ia juga menambahkan bahwa hal tersebut belum tentu turun dari sisi jumlah karena yang tahu hanya masing-masing pribadi. Hingga saat ini penderita HIV/AIDS di Kabupaten Merauke mulai dari tahun 1992 – Maret 2012 terdapat pengidap HIV/AIDS sebanyak 1433 orang.

Ia Juga mngharapkan dengan adanya payung hukum dalam hal ini Perda No.5 tahun 2003 di kabupaten Merauke, maka Pemerintah Daerah ingin memberikan ruang yang cukup terhadap regulasi dan aturan sehingga ketika melangkah kedepan ada payung hukum yang jelas dalam bertindak. (mcmerauke/ah/iis/toeb)

Sumber: http://www.bipnewsroom.info




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6671