Kasus HIV AIDS Meningkat
Tanggal: Monday, 02 July 2012
Topik: HIV/AIDS


Jambi Independent, 29 Juni 2012

TELANAIPURA - Kasus HIV dan AIDS di Provinsi Jambi tiap tahun cenderung meningkat. Dari Januari hingga Maret tahun ini, tercatat 23 kasus HIV, dan 12 kasus AIDS. Dari jumlah itu, empat orang telah meninggal dunia.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP-PL) Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Erwati, kemarin (28/6), mengatakan, temuan ini setelah pihak dinas kesehatan aktif melakukan pengecekan kesehatan di lapangan. Ini karena, sangat jarang ada orang yang terjangkit penyakit ini mau melapor.

“Kita berupaya menemukan dan mendeteksi secara dini, orang-orang yang terinfeksi HIV atau pun AIDS. Hal ini agar kita dapat melakukan pengobatan secara dini. Yang HIV jangan sampai menjadi AIDS, dan yang telah menderita AIDS akan diberikan perawatan maksimal,” kata Erwati.

Menurutnya, masih banyak penderita yang belum ditemukan. Hal itu dikatakannya, karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan cek darah. Terpisah, Asfan Effendi, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memberikan pengobatan secara maksimal.

Menurutnya, perhatian terhadap Orang Dalam HIV/AIDS (ODHA) memang harus lebih baik. KPA dalam hal ini tidak hanya mengobati, tetapi juga dari segi gizi dan perilaku mereka. “Kalau kita hanya mengobati tetapi perilaku mereka tidak berubah, masih melakukan hal yang berisiko terjangkitnya HIV, maka pengobatan sia-sia,” katanya.

Selain itu, dalam penanggulangan HIV AIDS harus ekstra hati-hati. Ini karena ada kelompok tertentu yang tidak berdosa, ditulari oleh keluarga yang telah mengidap penyakit tersebut. “Ibu-ibu yang selalu mengikuti pengajian bisa saja ditulari suami mereka. Anak-anak juga bisa ditualari ibunya yang telah mengidap penyakit HIV,” katanya.

Dia optimis, jumlah kasus ini suatu saat akan mengalami penurunan. Itu karena yang telah terinfeksi diobati dan juga tidak adanya temuan baru. Di Provinsi Jambi, sejak 1999 jumlah pasien pengidap HIV cenderung naik. Jika pada akhir Desember 2011 jumlah kasus HIV ADIS sebanyak 86, tahun sebelumnya ada 77 kasus.

Sejak 1999-2012, ada 613 kasus HIV AIDS. 305 kasus HIV, 308 kasus AIDS, dan meninggal sebanyak 115 orang. Kasus terbanyak ada di Kota Jambi. Dari 1999 hingga triwulan pertama 2012, di Kota Jambi ada 249 kasus HIV dan 237 kasus AIDS, Kabupaten Batanghari tiga kasus HIV dan 12 kasus AIDS, Kabupaten Muarojambi 11 kasus HIV dan 23 kasus AIDS, Kabupaten Bungo 10 kasus HIV dan 12 kasus AIDS, Kabupaten Tebo HIV ada enam kasus dan AIDS dua kasus, Kabupaten Merangin HIV ada dua kasus dan AIDS enam kasus.

Kemudian Kabupaten Sarolangun HIV satu kasus dan AIDS satu kasus, Kabupaten Kerinci HIV tiga kasus dan AIDS tiga kasus, Kabupaten Tanjab Barat HIV 16 kasus dan AIDS sembilan kasus, Kabupaten Tanjab Timur empat kasus HIV dan AIDS tiga kasus, sementara Kota Sungaipenuh belum ada temuan. Sementara dari kasus yang ada, tertularnya HIV akibat seringnya berganti-ganti pasangan sebesar 67 persen, disusul pengguna narkoba 24 persen, dan selanjutnya homoseks, biseksual, dan prinatal.

Sumber: http://www.jambi-independent.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6673