Inilah obat pencegah HIV/AIDS
Tanggal: Thursday, 19 July 2012
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 17 Juli 2012

WASHINGTON - Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui Truvada, obat pertama yang dilegalkan untuk mengurangi risiko infeksi HIV pada orang yang tidak terinfeksi, namun mempunyai risiko terkena virus tersebut karena hubungan seksual dengan pasangan yang terjangkit HIV.

Obat berbentuk pil harian itu dibuat oleh perusahaan Gilead Sciences di California, menggabungkan dua jenis obat yang menghalangi reproduksi HIV.

Penggunaan obat tersebut harus dibarengi dengan hubungan seks yang aman untuk mengurangi resiko infeksi.

"Truvada seharusnya tidak digunakan untuk mencegah infeksi HIV dengan sendirinya," kata pejabat FDA Dr. Debra Birnkrant saat jumpa pers.

FDA sebelumnya menyetujui Truvada untuk digunakan dengan obat antiretroviral lain untuk penanganan orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun yang terinfeksi HIV.

FDA mengatakan orang-orang yang mengonsumsi Truvada harus menjalani tes untuk mengetahui adanya infeksi HIV setiap tiga bulan sehingga perawatan bisa segera dimulai jika infeksi terjadi.

"Izin tersebut menandai langkah penting dalam perang kita terhadap HIV," kata Komisioner FDA Margaret Hambur dalam pernyataannya, seperti yang dilaporkan Xinhua.

"Setiap tahun, kurang lebih 50.000 orang dewasa dan remaja didiagnosis terinfeksi HIV.... Jenis perawatan dan metode pencegahan baru dibutuhkan untuk memerangi epidemi HIV di negara ini," katanya.

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6724