Elton John merasa beruntung masih hidup
Tanggal: Wednesday, 25 July 2012
Topik: Narkoba


ANTARA News, 25 Juli 2012

Jakarta - Sir Elton John merasa dia bisa saja meninggal bertahun-tahun lalu karena penyakit AIDS yang dideritanya, tapi kini merasa beruntung dia masih hidup hingga sekarang.

Pengakuan ini disampaikann pentolan The Rocket Man yang menikahi teman sejenisnya David Furnish itu dalam International IDS Conference di Washington, Amerika Serikat.

Legenda musik ini menyebut beberapa kolega musisinya seperti Freddie Mercury, pentolan band Queen dan aktor Hollywood Rock Hudson yang meninggal karena AIDS sebelum menginjak usia 60 tahun.

Sir Elton, secara rinci membeberkan masa lalunya sebagai bintang musik rock tahun 80-an yang diisinya dengan seks bebas dan mengonsumsi kokain.

Dia menjelaskan sangat terjerumus hingga ke dasar, namun beruntung bisa bangkit.

"Saya seharusnya sudah mati, berada dua meter di dalam peti mati. Saya yang terkena AIDS tahun 1980 dan meninggal di tahun 1990 seperti Freddie Mercury dan Rock Hudson," katanya seperti dilansir laman web thesun.co.uk.

"Setiap hari saya berpikir, bagaimana saya bisa bertahan hingga sekarang," tambahnya.

Bintang eksentrik yang sudah bersih dari masa lalunya selama 22 tahun itu menunjukkan perjuangannya dalam bertarung melawan ketergantungan obat untuk kasih sayang kepada orang lain.

Dia mengimbau penonton untuk menghormati orang-orang terjangkit AIDS dan memberikan dukungan yang sama seperti yang didapatnya saat berada di titik terendah.

"Kita harus mengganti malu dengan cinta. Kita harus mengganti stigma dengan kasih sayang," katanya.

Dia menyarankan semua orang untuk membagikan pesan tersebut kepada orang lain melalui situs-situs pertemanan seperti Twitter, karena dia sendiri tidak tahu banyak Twitter.

"Saya tidak tahu bagaimana caranya. Saya bisa menyanyi, tapi saya tidak bisa nge-tweet," ujarnya.

Sumber: http://www.antaranews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6759