Perilaku Seks Berisiko Sebabkan Kasus HIV-AIDS Meningkat
Tanggal: Wednesday, 25 July 2012
Topik: HIV/AIDS


Ini yang membuat Indonesia terhambat mencapai target MDGs pada 2015.

Berita Satu
, 25 Juli 2012

Menteri Kesehatan (Menkes), Nafsiah Mboi mengatakan, target pencapaian Millennium Development Goals (MDGs) bagi Indonesia terhambat dengan masalah HIV-AIDS yang kasusnya terus meningkat.

"Sebenarnya beberapa bidang kesehatan kita masih bisa mencapai target MDGs pada 2015. Tapi yang membuat kita sulit dengan masih meningkatnya HIV-AIDS dan penyebarannya sudah seluruh wilayah," katanya di Banda Aceh, Rabu (25/7).

Hal itu disampaikan Menkes seusai membuka rapat kerja kesehatan daerah se Provinsi Aceh dan pembinaan terpadu Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menkes menjelaskan, kesulitan menurunkan angka HIV-AIDS yakni adanya perilaku seks berisiko yang semakin meningkat, sebaliknya rendahnya penggunaan kondom.

"Pencegahan penyebaran HIV-AIDS bagi pelaku seks berisiko tidak ada lain kecuali dengan penggunaan kondom. Jika penyebaran penyakit ini melalui jarum suntik narkoba sudah mulai menurun dengan adanya jarum suntik steril," katanya.

Akan tetapi, Nafsiah Mboi juga menjelaskan penyebab lain dari penyebaran kasus HIV-AIDS melalui peredaran obat-obatan penambah nafsu seks, akibatnya terjadi seks berisiko.

"Sebagai penggantinya, sekarang dengan obat-obat perangsang seks berupa 'ATL' yang berkembang dimana-mana, sehingga terjadi hubungan seks berisiko. Semuanya itu harus diantisipasi sendiri oleh masyarakat," kata dia.

Data Kemenkes menunjukkan sebanyak 201 kasus HIV-AIDS ditemukan di tahun 2001. Kemudian kasusnya terus meningkat dan menjadi 21.770 kasus di tahun 2010.

Penyebaran kasus HIV-AIDS hampir terdapat di semua provinsi di Indonesia, tapi yang cukup besar antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Papua, berdasarkan data 2010 itu.

Sumber: http://www.beritasatu.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6762