Obat Kanker, Dapat Memperpanjang Hidup Penyakit AIDS
Tanggal: Tuesday, 07 August 2012
Topik: Narkoba


WartaNews, 02 Agustus 2012

North Carolina, Ilmuan North Carolina HIV, mengembangkan, cara untuk bertahan hidup tubuh manusia yang terjangkit AIDS.

Dilansir, obat anti-retroviral dapat menekan HIV ke tingkat yang hampir tidak terdeteksi, sehingga memberi sistem kekebalan tubuh.

Tetapi, virus AIDS selalu mengintai dalam jumlah kecil, kira-kira satu dari sejuta sel T, bisa mengancam hidup kembali, seandainya penderita berhenti minum obat anti-retroviral.

Sekarang, para peneliti telah berhasil menghalau virus laten ini keluar dari tempat persembunyiannya, dengan obat yang digunakan untuk mengobati limfoma, kanker sistem limfatik yang langka dan berpotensi mematikan. David Margolis, guru besar mikrobiologi dan imunologi di Universitas North Carolina Chapel Hill, mempelajari cara menetralkan HIV yang bersembunyi dalam sel. Dalam sel-sel sistem kekebalan tubuh kasus limfoma, menuturtnya, obat vorinostat untuk membunuh sel kanker, bisa untuk menetralkan penyakit AIDS.

Tetapi, Profesor Margolis menambahkan bahwa dalam sel yang tertular HIV, obat kanker hanya menyebabkan virus laten keluar dari persembunyian. Jika rutin di pakai hanya bisa untuk memperpanjang hidup dari si penderita AIDS.

Profesor Margolis mengatakan apa yang disebutnya "bukti konsep" percobaan menunjukkan bahwa HIV dapat dipancing keluar dari persembunyian dengan vorinostat dan kemudian dapat menjadi sasaran obat anti-AIDS.

Tetapi, dari cara percobaan Profesor Margolis, para peneliti mencatat bahwa tidak ada peserta yang sembuh, karna virus AIDS. Profesor hanya membuatnya penyakit keluar, dan hanya untuk memper panjang manusia yang terjangkit AIDS.(*/xco)

Sumber: http://www.wartanews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6782