Diskes Rohil Kesulitan Pantau Penulran AIDS dan Kelamin di Baganbatu
Tanggal: Tuesday, 07 August 2012
Topik: Narkoba


Baganbatu menjadi kawasan rawan penularan virus AIDS dan penyakit kemalin, terlebih lagi Dinas Kesehatan Rohil kesulitan memantaunya.

Riauterkini, 04 Agustus 2012

Penyakit menular yang menakutkan, HIV AIDS dan kelamin di Baganbatu Rokan Hilir sulit mengontrolnya. Kesulitan itu dikarenakan wilayah tersebut merupakan daerah perbatasan Propinsi Riau dan Sumatera Utara.

Kondisi tersebut dibeberkan Sekretaris Dinas Kesehatan Rohil H Akhmad Suryadi, SH, MH, Sabtu (4/8/12) di ruang kerjanya. “Belum membahayakan, belum merupakan wabah, ada beberapa daerah kecamatan, daerah Baganbatu, karena ini daerah perbatasan sudah mengontrolnya sedemikian rupa,” beber Akhmad Suryadi.

Walau bagaimanapun, Pemkab Rohil katanya telah membentuk Komisi Pemberantasan Aids (KPA) dan untuk pemeriksaan korban HIV AIDS juga telah memiliki dua buah alat, satu di Rumah Sakit Umum RM Pratomo Bagansiapiapi, dan yang satu lag di Baganbatu.

Disamping itu, untuk biaya pemerikasan penyakit menular ini, pihaknya menurut Akhmad Suryadi juga tidak memungut biaya, bahkan kadang kala pihaknya juga turun kelokasi dimana tempat penularan penyakit ini.

Pemkab Rohil melalui Dinas Kesehatan menurut Akhmad Suryadi juga komitmen memberantas jenis penyakit menular, termasuk HID AIDS dan penyakit kelamin tersebut dengan Program Terhadap Pencegahan Penyakit, baik menular maupun tidak menular.***(nop)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6788