Penderita 1.164 Orang Remaja Diingatkan Bahaya HIV/AIDS
Tanggal: Thursday, 16 August 2012
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 13 Agustus 2012

Singaraja - Puluhan remaja Hindu di Desa Pakraman Buleleng diingatkan tentang bahaya HIV/AIDS dalam pembukaan pasraman remaja Hindu di Sekretariat Desa Pakraman Buleleng, Minggu (12/8) kemarin. ''Karena HIV/AIDS lebih banyak menular melalui pergaulan dan seks bebas, untuk itu, masa-masa remaja seharusnya digunakan menuntut ilmu," kata Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra saat menjadi narasumber pada kegiatan pasraman remaja Hindu tersebut.

Wabup Sutjidra mengingatkan teruna-teruni Desa Pakraman Buleleng untuk menghindari pergaluan bebas. Anak-anak jangan tergiur rayuan cewek-cewek cantik, apalagi sampai berhubungan seks. Karena cara penularan HIV/AIDS adalah melalui seks yang berganti-ganti pasangan. Saat ditanya oleh para peserta, apakah berjabatan tangan dapat menularkan HIV/AIDS, Wabup Sutjidra dengan tegas menjawab tidak.

Dalam mengupayakan penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng, Wabup yang juga dokter spesialis kandungan ini akan kembali mengaktifkan kelompok kerja untuk terjun langsung kepada pekerja-pekerja yang berisiko tertular HIV/AIDS. Hingga kini jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng mencapai 1.164 orang.

Sementara Klian Desa Pakraman Buleleng Nyoman Sutrisna mengatakan, pihaknya telah mengupayakan penanggulangan HIV/AIDS di desa adat pakraman dengan mengaktifkan Kader Desa Peduli AIDS (KDPA). KDPA itu telah terbentuk tahun 2010 dan hingga kini masih tetap aktif melakukan kegiatan penanggulangan HIV/AIDS di Desa Pakraman Buleleng. (kmb15)

Sumber: http://www.balipost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6812