69 Warga Pelalawan Terinveksi HIV
Tanggal: Thursday, 16 August 2012
Topik: HIV/AIDS


Dinas Kesehatan Pelalawan mengumumkan perkembangan penyakit HIV. Terdapat 68 warga terinveksi. Mayoritas remaja.

Riauterkini, 14 Agustus 2012

PANGKALANKERINCI - Secara mengejutkan, 69 warga Pelalawan dipastikankan terjangkit HIV. Mayoritas pengindap virus yang paling mematikan itu adalah kalang remaja. Hal ini data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Pelalawan setelah melakukan sampel terhadap 2300 masyarakat.

Demikian dikatakan, Ketua Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Pelalawan H Marwan Ibrahim melalui sekretaris KPA Asril S.Km, M.Kes,selasa (14/8/12). Dari 69 orang yang terjangkit AIDS di Kabupaten Pelalawan, 60 persennya dalah remaja.“Dari data di Diskes Pelalawan, saat ini ada 69 orang yang terjangkit AIDS dan 60 persen dari penderita tersebut adalah remaja” ujar Asril.

Data yang ada di Diskes Pelalawan, lanjut Asril, jumlah penderita AIDS di kabupaten Pelalawan sama dengan data yang ada di Diskes Propinsi Riau. “Data itu sama dengan data yang ada di Propinsi” lanjutnya.

Menurut Asril, Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Pelalawan sebelumnya telah melakukan berbagai upaya pencegahan agar penyakit yang mematikan itu tidak sampai menular di negeri amanah ini.“Berbagai upaya telah kita lakukan, seperti mengadakan sosialisasi tentang bahaya AIDS diberbagai tempat di Kabupaten Pelalawan,” katanya.

Upaya lain yang selalu digalakkan oleh KPA Kabupaten Pelalawan dalam menanggulangai bahaya penyebaran AIDS dengan memberikan berbagai kegiatan posistif serta pemahaman dini kepada generasi muda di Kabupaten Pelalawan, upaya yang terus menerus yang ditujukan para generasi muda yang ada di Kecamatan kecamatan di kabupaten Pelalawan.

“Kita mengadakan berbagai kegiatan positif kepada generasi muda di Kecamatan Bandar Petalangan, Ukui, dan kecamatan lainnya” jelasnya.

Dijelaskan Asril, kegiatan positif yang dilakukan KPA Kabupaten Pelalawan berupa penyelenggaraan lomba cerdas cermat tentang aids dan juga lomba pidato. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan remaja tentang apa itu HIV AIDS, bahaya bahaya nya maupun cara pencegahannya. “Di Kecamatan kecamatan kita adakan lomba cerdas cermat tentang AIDS, dan juga loba pidato untuk tingkat remaja tentang AIDS” terangnya.

Penyebaran AIDS, dijelaskan Asril, terjadi dikarenakan lingkungan atau pergaulan yang tidak sehat, sehingga mensugesti seseorang untuk mencoba melakukan hal hal baru yang bakal merugikan kesehatan dan masa depan tersebut. “Pergaulan bebas, penggunaan narkoba, menjadi faktor utama dari penyebaran HIV AIDS” katanya.

Untuk itu, diharapkan peran orang tua dalam mengawasi perkembangan perilaku anak anak yang menginjak usia dewasa serta memantau pergaulan si anak dan yang terpenting adanya hubungan yang dekat antara orang tua dangan anak.

“Peran tua sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap perkembangan anak yang memasuki usia dewasa yang rentan terhadap berbagai pengaruh lingkungan, jangan sampai budaya negatif menjangkiti generasi muda kita," tandasnya.***(feb)

Sumber: http://www.riauterkini.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6815