85% Tahanan Rutan Palmerah Teridap HIV
Tanggal: Tuesday, 28 August 2012
Topik: HIV/AIDS


VIVAnews, 27 Agustus 2012

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Palmerah, Jakarta, Ajun Komisaris Bambang Handoko mengungkapkan, hampir sebagian besar tahanan di lembaganya teridap penyakit HIV-AIDS.

Hal itu diketahui usai pemeriksaan terhadap data pribadi para tahanan yang umumnya mengakui penyakit yang dideritanya tersebut.

"Ya rata-rata tahanan yang menjambret, merampok, atau apapun yang ditahan di sini menggunakan obat-obatan terlarang, pas diperiksa, ya mereka mengidap HIV-AIDS," ujar Bambang, di Jakarta, Senin 27 Agustus 2012.

Tanpa menyebutkan secara persis jumlahnya, diperkirakan tahanan yang terkena virus HIV/ AIDS di rumah tahanan Polses Metro Palmerah mencapai 85 persen.

Para tahanan umumnya mengaku penyakit menular itu berasal dari jarum suntik yang dipakainya kala mengkonsumsi narkoba. Jenis narkoba yang digunakan yakni putaw. Barang haram itu didapat dari warga Nigeria yang bermukim di daerah Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat.

Berdasarkan pengakuan tahanan, para pelaku biasanya mengonsumsi narkoba sebelum melakukan kejahatan. Upaya itu dilakukan dengan harapan hasil aksi kejahatan yang diterima bisa lebih besar.

"Kalau menggunakan Narkoba biasanya menjambret dengan sasaran yang asal. Artinya risiko yang ia ambil lebih besar dari pada pendapatan yang akan ia terima," kata Bambang.

Setelah mengetahui adanya tahanan yang mengidap penyakit HIV-AIDS, pihak kepolisian selanjutnya akan merujuk mereka ke Rumah Sakit Polri untuk diperiksa. Jika tahanan sudah merasa kesehatannya lebih baik, pihak kepolisian akan melanjutkan proses pemeriksaan. (adi)

Sumber: http://us.metro.news.viva.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6824