Polda Bantah 50 Tahanan Terinfeksi HIV-AIDS
Tanggal: Wednesday, 29 August 2012
Topik: HIV/AIDS


Berita Satu, 29 Agustus 2012

Menurut kepolisian hanya dua orang tahanan narkoba yang terinfeksi HIV-AIDS.

Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, mengungkapkan tahanan narkoba berpotensi mengidap HIV (human immunodeficiency virus). Pemeriksaan tes urine dan darah selalu dilakukan sebagai bagian dari Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Tersangka narkoba, biasanya terkena HIV dari jarum suntik atau hubungan badan. Setiap tersangka, selalu diperiksa kesehatannya. Paling tidak cek darah atau urine. SOP-nya seperti itu. Dalam pemeriksaan itu, akan diketahui tersangka mengidap HIV atau tidak. Kadang-kadang yang bersangkutan tak tahu kalau terjangkit virus itu," terang Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (28/8).

Ketika ditanya mengenai berita sekitar 50 tersangka narkoba di Polsek Palmerah terjangkit HIV, Rikwanto membantahnya. Menurutnya, hanya ada dua tersangka yang mengidap virus itu dan berkasnya sudah P21.

"Tadi sudah saya tanya, hanya ada dua orang tahanan narkoba. Tapi, berkas kasusnya sudah lengkap atau P21. Sekarang kosong," imbuh Rikwanto.

Sementara itu, Rikwanto menyampaikan, pihaknya tidak membeda-bedakan penanganan antara tahanan yang terjangkit HIV dengan tahanan lainnya.

"Tidak dibedakan. Proses hukumnya juga sama seperti tahanan lain. Namun, kalau penyakitnya parah akan ada penanganan khusus di rumah sakit Polri. Jika pertimbangan dokter dia perlu perawatan khusus bisa dibantarkan, tapi proses hukum tetap berjalan hingga tersangkanya sembuh," tandasnya.

Sumber: http://www.beritasatu.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6832