Sekitar 500 Ibu Hamil Diprediksi Terinfeksi HIV/AIDS
Tanggal: Monday, 03 September 2012
Topik: HIV/AIDS


Bali Post, 03 September 2012

Denpasar - Sekitar 500 orang ibu hamil di Bali diperkirakan terinfeksi HIV/AIDS setiap tahunnya. Demikian informasi dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali. ''Berdasarkan hasil penghitungan secara statistik epidemiologi menunjukkan bahwa sekitar 500 ibu hamil di Bali diperkirakan positif HIV/AIDS setiap tahun,'' kata Ketua Pokja Perencanaan, Monitoring dan Evaluasi KPA Bali Prof. I Dewa Nyoman Wirawan, Sabtu (1/9).

Prevalensi atau perbandingan jumlah kasus HIV/AIDS pada ibu hamil dengan jumlah populasinya, lanjutnya, dari beberapa hasil penelitian rata-rata sekitar satu persen. Populasi jumlah ibu hamil di Pulau Dewata setiap tahunnya sekitar 50 ribu orang. ''Para ibu hamil tersebut tertular virus HIV dari suami yang memiliki kecenderungan berganti-ganti pasangan seksual,'' ucapnya.

Pola penularan adalah dari suami yang suka berganti-ganti pasangan seksual kemudian menularkan kepada istrinya di rumah dan tidak terhenti di situ saja. Penularan akan berlanjut pada anak yang dikandung oleh istri yang terinfeksi dari suami. Mengingat, kemungkinan penularan HIV/AIDS dari ibu hamil ke anak potensinya cukup besar. ''Kalau 500 ibu hamil tertular setiap tahun, lalu yang menular ke bayinya biasanya sekitar separuh, berarti sekitar 250 setahun,'' ujar pakar epidemiologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana ini.

Menurut Wirawan, penularan HIV/AIDS dari ibu kepada anaknya tidak serta merta dapat diamati. Penularan biasanya baru terdeteksi pada saat balita telah berumur antara empat sampai enam tahun. Dokter biasanya juga mengalami kesulitan dalam mendeteksi sakit yang diderita oleh balita. Gejala yang lumrah timbul apabila balita tersebut terinfeksi adalah balita tersebut mengalami gizi buruk atau mengalami diare yang berkepanjangan. (kmb)

Sumber: http://www.balipost.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6843