Kesempatan Hidup Pasien HIV/AIDS Makin Panjang
Tanggal: Monday, 10 September 2012
Topik: HIV/AIDS


Harian Terbit, 07 September 2012

SAAT ini kesempatan hidup pasien atau Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) semakin tinggi. Kuncinya adalah penanganan sedini mungkin dan pengobatan berkelanjutan. Langkah penanganan diri terhadap virus HIV/AIDS di Amerika Serikat bahkan telah menuju pemeriksaan antibodi dalam darah atau “enzyme-linked immunosorbent assay” (ELISA) gratis bagi penduduknya.

Guru Besar Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. Zubairi Djoerban mengemukakan hal itu dalam “Seminar HIV/AIDS Terkini” di Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis (6/9).

“Dalam konferensi HIV/AIDS Juli lalu, di Washington, Amerika Serikat, diungkapkan bahwa badan kesehatan AS akan menggratiskan tes ELISA untuk pencegahan HIV/AIDS. Pengobatan secara berkelanjutan terhadap ODHA dengan obat Antiretroviral (ARV) yang dikhususkan untuk penanganan virus HIV/AIDS,” jelasnya. Menurut dia, syarat pasien yang akan menerima terapi obat ARV harus memiliki kondisi tulang dan limpa yang kuat.

Sumber: http://www.harianterbit.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6861