RSUD PPU Enggan Rujuk Pasien HIV AIDS
Tanggal: Monday, 17 September 2012
Topik: HIV/AIDS


TRIBUNNEWS.COM, 16 September 2012

PENAJAM -- Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pnajam Paser Utara (PPU) mulai dipertanyakan. Pasalnya, salah seorang warga yang terinfeksi HIV/AIDS tidak dirujuk ke RS di Balikpapan meski kondisinya sudah kritis. Sang pasien akhirnya meninggal dunia.

Ketua komunitas peduli HIV/AIDS, Jodi mengungkapkan, tiga minggu lalu saat pasien tersebut baru dirawat di RS, langsung mendatangi untuk memastikan ciri-ciri pasien. "Saya melihat ciri-cirinya sudah bisa dipastikan kalau pasien itu menderita HIV/AIDS," ujarnya.

Setelah itu langsung meminta kepada dokter dan manajemen RSUD untuk segera merujuk pasien tersebut ke RS Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Namun alasannya, ruang perawatan RS Balikpapan penuh.

Setelah menjalani perawatan selama tiga minggu di rumah sakit itu akhirnya si pasien meninggal pada Jumat (14/9/2012).

Menurut Jodi, keinginanya untuk merujuk pasien tersebut ke RS Balikpapan, karena sebelumnya juga ada penderita yang mirip seperti itu dan akhirnya bisa sembuh

Namun karena kondisinya semakin parah sehingga akhirnya meninggal. "Kata tenaga medis orang tuanya sudah merelakan. Tapi seharusnya kan ada upaya untuk menyelamatkan nyawanya. Ini kan nyawa manusia bukan nyawa ayam," tegas Jodi dengan nada kecewa

Sumber
: http://www.tribunnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6880