Walikota: Penderita HIV/AIDS meningkat
Tanggal: Wednesday, 19 September 2012
Topik: HIV/AIDS


Waspada Online, 18 September 2012

MEDAN – Walikota Medan, Rahudman Harahap menegaskan bahwa program revitalisasi Pokja HIV/AIDS kecamatan dianggapnya sangat penting, mengingat data dari Dinas Kesehatan Kota Medan menunjukan bahwa penderita HIV/AIDS dari tahun ke tahun meningkat secara signifikan.

Dalam pidato Walikota, yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Kesehjateraan Masyarakat Darusalam Pohan, mengatakan, “pada awalnya penderita HIV/AIDS di Kota Medan sebelum tahun 2007 banyak ditemukan pada pemakai narkoba suntik, namun belakangan ini penderita HIV/AIDS , beralih pada kelompok heteroseksual , pada ibu rumah tangga dan bayi. Keadaan ini sungguh sangat memperihatinkan, untuk itu diperlukan langkah-langkah strategis penanggulangan HIV/AIDS dengan melibatkan semua komponen masyarakat untuk melakukan upaya nyata, rasional, sinergis dan sinkron,” paparnya dalam pembukaan workshop revitalisasi pokja HIV/AIDS kecamatan se Kota Medan tahun 2012 di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangraja Medan, hari ini.

Menurut Walikota, pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS harus menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama untuk memutuskan mata rantai penularan dan penyebaran HIV/AIDS. Hal ini sangat diperlukan upaya bersama dari Pemerintah Kota, masyarakat, kalangan dunia usaha, organisasi profesi, LSM yang terpadu, berkesinambungan. “Kita perlu juga meningkatkan perilaku pola hidup sehat dan religious, ketahanan keluarga, edukasi sedini mungkin kepada kelompok masyarakat ,” kata Rahudman dalam pidato tertulisnya.

Disebutkan, Pokja HIV/AIDS kecamatan harus menjadi ujung tombak terutama untuk menyebarluaskan informasi dalam upaya penanggulangan, pencegahan dan penularan HIV/AIDS lebih dini , melalui revitalisasi yang dilakukan pokja HIV/AIDS kecamatan dapat lebih aktif dan bekerja lebih maksimal dengan memberdayakan masyarakat s HIV/AIDS secara langsung.

Sementara itu Kepala Bagian Adiminstrasi Kesehjateraan Rakyat Setda Kota Medan, Ahmad Raja Nasution, mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah menambah wawasan peserta dan update informasi terbaru tentang pencegahan dan penanggulangan, meningkatkan peran serta aktif kelompok kerja (pokja) HIV/AIDS kecamatan se kota Medan dalam upaya meningkatkan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari dari tanggal 17 s/d 19 September 2012, diikuti 42 masing-masing 2 (dua) orang dari masing-masing kecamatan. Nara sumbernya dr.Pocut (Dinkes kota Medan), L Marsudi Budi Utomo (KPAK Kota Medan), Gita kencana, Boy Suhendra (Galatea), Badurani, (Forum Komuniklasi Peduli AIDS) dan Amri Yahya (Program SUM).

Sumber: http://www.waspada.co.id




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6889