Sebagai Duta HIV/AIDS PBB, Aishwarya Rai Bekerja untuk 22 Negara
Tanggal: Monday, 01 October 2012
Topik: HIV/AIDS


Mengadvokasi rencana global terhadap penghapusan infeksi baru HIV

Jaringnews.com, 29 September 2012

NEW DELHI - Aktris Bollywood Aishwarya Rai ditunjuk oel PBB sebagai duta dengan misi membantu menghentikan infeksi baru HIV pada anak-anak dan mempromosikan peningkatan akses ke anti-retroviral.

Rai akan bekerja dengan UNAIDS, program PBB mengenai HIV/AIDS, untuk mengadvokasi rencana global terhadap penghapusan infeksi baru HIV di kalangan anak-anak dan menjaga ibu mereka tetap hidup.

"Menyebarkan kesadaran tentang isu-isu kesehatan, terutama yang berkaitan dengan perempuan dan anak-anak, selalu menjadi prioritas bagi saya," kata pemilik nama lengkap Aishwarya Rai Bachchan dalam satu pernyataan, seperti yang dilaporkan Reuters.

Menantu aktor kawakan Bollywood Amitabh Bachchan ini menambahkan, "Dan sekarang sebagai seorang ibu baru, saya pribadi bisa berhubungan dengan hal ini - kegembiraan dan keprihatinan setiap ibu dan harapan yang kita miliki untuk anak-anak kita", ucapnya sebagimana dikutip dari news.oneindia (25/9)

Ibu satu anak ini akan mempromosikan program PBB itu di 22 negara termasuk India, yang menyumbang lebih dari 90 persen infeksi baru HIV di kalangan anak-anak. Sebanyak 21 negara diantaranya, berada di sub-Sahara Afrika, di mana diperkirakan jumlah anak baru terinfeksi HIV turun sebesar 25 persen antara tahun 2009 dan 2011, kata UNAIDS.

Istri aktor Abhishek Bachchan ini memenangkan mahkota Miss World pada tahun 1994. Dia membangun karier yang sukses di Bollywood, sejumlah filmnya yang populer yakni Hum Dil De Chuke Sanam dan Devdas.

Aktris kelahiran 1973 ini selain sebagai pemeran Bollywood juga pernah menjadi Miss World. Sebelum bermain dalam dunia film, Aishwara Rai pernah menjadi model.

Sumber: http://jaringnews.com




[ Home | Indeks Kliping ]

Berita ini dari Komunitas AIDS Indonesia - Indonesian AIDS Community
http://www.aids-ina.org
URL berita ini adalah:
http://www.aids-ina.org/modules.php?name=News&file=article&sid=6926